• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 20 Oktober 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Basarnas: Dugaan Sementara, Airasia Ada di Dasar Laut
    ANA DEA | Senin, 29 Desember 2014 | 10:27 WIB            #NASIONAL

    Basarnas:
    Dugaan lokasi terakhir pesawat AirAsia 8501 berdasarkan analisis jalur penerbangan terakhir, komunikasi terakhir, dan saksi mata. Pesawat ini hilang dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, Minggu (28/12/2014) pagi. KOMPAS.com/Istimewa

     

     
    TANGERANG - Pada hari kedua pencarian pesawat AirAsia QZ8501, Senin (29/12/2014), Badan SAR Nasional belum juga menemukan bangkai kapal di perairan sekitar Kalimantan Barat dan Bangka-Belitung. Namun, Basarnas menduga pesawat yang membawa 162 orang itu berada di dasar laut.
     
    "Kalau sasaran di darat, lebih mudah dibandingkan di bawah laut. Karena koordinat kita, dari perkiraan, masih ada di laut. Sehingga dugaan sementara ada di dasar laut," kata Kepala Basarnas FHB Soelistyo, dalam jumpa pers di kantor Otoritas Bandara, Tangerang, Senin (29/12/2014) pagi.
     
    Soelistyo mengungkapkan bahwa hingga kini, Emergency Locator Transmitter (ELT) dari AirAsia QZ8501 masih belum juga terdeteksi. Dia tak mengetahui alasan ELT yang berdaya 7 hari itu tak mengeluarkan sinyal.
     
    Soelistyo juga menduga, lantaran berada di dasar laut, pesawat bisa jadi memerlukan waktu untuk muncul ke permukaan. Saat ini, upaya pencarian diperluas menjadi 7 sektor yang membentang di perairan Bangka-Belitung, Selat Karimata, dan wilayah darat bagian barat dari Kalimantan Barat.
     
    "Semua akan berkembang sesuai evaluasi pencarian. Kalau ada di dasar laut, sulit menentukan di mana lokasinya karena teknologi yang kita punya tidak memadai," kata Soelistyo.
     
    Seperti diberitakan, pesawat AirAsia QZ8501 yang lepas landas dari Surabaya menuju Singapura, Minggu pagi, hilang kontak pada pukul 07.55 WIB. Ketika itu, pesawat diduga berada di sekitar wilayah udara Tanjung Pandan dan Pontianak.
     
    Pesawat sempat menghubunnbgi Air Traffic Control Bandara Soekarno-Hatta untuk meminta izin bergeser ke kiri dan naik ke ketinggian 38.000 kaki dari 32.000 kaki. Permintaan untuk ke kiri disetujui, namun untuk menaikkan ketinggian ditolak ATC Bandara Soekarno-Hatta.
     
    Pesawat kemudian diberitakan hilang kontak. Sebanyak 155 penumpang dan 7 awak kabin berada di dalam pesawat AirAsia QZ8501.

     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.