• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 28 Oktober 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    PT Jamkrida Harus Beri Kemudahan kepada Pelaku Usaha
    ALBERTO | Jumat, 02 Januari 2015 | 09:58 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    PT
    Mantan Ketua Komisi C DPRD NTT, Stanis Tefa

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Kehadiran PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) NTT yang baru diresmikan bebarapa waktu lalu harus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kecil mikro kecil dan menengah (UMKM) serta koperasi di NTT dalam mengakses modal usaha di perbankan.

    “Kita berikan kepercayaan kepada para pengurus yang sudah dilantik untuk melaksanakan tugasnya. Ini perjuangan yang sudah lama dinanti para pelaku ekonomi di daerah ini,” kata Stanis Tefa, mantan Ketua Komisi C DPRD NTT periode 2009-2014 di Kupang, Jumat (2/1).

     

    Dia mengakui, PT Jamkrida NTT adalah buah tangan DPRD NTT periode lalu untuk memberikan jaminan kredit bagi pelaku UMKM dan koperasi untuk mendapatkan modal usaha dari perbankan.

    Menurutnya,DPRD NTT periode lalu telah menyetujui penyertaan modal Pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp 25 miliar kepada PT Jamkrida NTT. Dengan penyertaan modal ini, kiranya para pengurus sudah bisa bekerja sesuai fungsi yang diemban.

    Para pengurus, kata dia,harus bekerja secara transparan dan bertanggung jawab, serta tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepercayaan yang sudah diberikan itu harus dijaga dengan baik.

    Dia yakin, di tangan Direktur Utama Franki Amalo yang juga mantan orang bank dengan jajarannya, PT Jamkrida NTT dikelola secara profesional.

    Sebelumnya, Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan, keberadaan Jamkrida dalam menjalankan peran dan fungsinya harus lebih fokus untuk membantu rakyat memperoleh akses kredit bagi pengembangan sektor riil.

    “Saya minta komisaris dan jajaran direksi PT Jamkrida dapat bekerja secara baik dan transparan agar kehadirannya dapat memberikan manfaat bagi usaha mikro kecil dan koperasi,” katanya.

    Dia menyatakan, pemerintah punya komitmen yang kuat untuk menjadikan lembaga Jamkrida sebagai lembaga non perbankan yang mampu memberikan kepastian jaminan kredit.

    Menurutnya, yang paling penting diupayakan agar UMKM dapat terlayani lewat lembaga Jamkrida. Bukan mengutamakan persoalan dividen (keuntungan perusahaan) yang diperoleh. Tetapi yang terpenting, yaitu bagaimana UMKM dapat terbantu untuk mendapatkan kredit.

    “Banyak orang ingin berusaha tapi dia tidak mengerti usaha itu memiliki prospek ke depan atau tidak. Jika mereka usaha ikut-ikutan dan tidak mempertimbangkan banyak aspek maka akan menjadi tantangan tersendiri,” tuturnya.

    Untuk itu, tambahnya, peran Jamkrida selain memberikan jaminan kepastian kredit juga dapat memfasilitasi UMKM bagi pengembangan usaha kedepan,


    Gubernur Lebu Raya, minta kalangan perbankan di bawah koordinasi Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT untuk dapat membantu UMKM di daerah ini sehingga berbagai kesulitan yang  dihadapi usaha mikro dan koperasi di daerah ini dapat teratasi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.