• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 24 April 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    PKB Serahkan Dokumen Dugaan Korupsi Dana Pengungsi Rokatenda
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 09 Januari 2015 | 14:20 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    PKB
    Wakil Ketua PKB Sikka Kornelis Soge menyerahkan dokumen dugaan korupsi dana pengungsi kepada Kasi Pidsus Kejari Maumere Putu Nuryanto

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sikka, Jumat (9/1) di ruang Kepala Kejaksaan Negeri Maumere menyerahkan dokumen dugaan korupsi dana pengungsi Rokatenda kepada Kejari Maumere.

     

    Dokumen tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua PKB Kornelis Soge, dan diterima Kepala Seksi Pidana Khsus Kejari Maumere Putu Nuryanto.

               

    Serah terima dokumen dugaan korupsi ini disaksikan oleh Ketua PKB Yoseph Karmianto Eri, Kepala Bidang Hukum dan Ham PKB Viktor Nekur, beberapa pengurus PKB lainnya, dan Kepala Desa Rokirole Kecamatan Palue Thomas Teka.

     

    Sementara dari Kejari Maumere hadir menyaksikan yakni Kasi Intel Ida Made Oka Wijaya dan Kasi Pidana Umum Darwin Situmeang. Sedangkan Kejari Maumere Martiul dikabarkan sedang berada di Kabupaten Ende.

               

    Dokumen dugaan korupsi dana pengungsi itu diisi dalam sebuah map coklat. Dalam dokumen itu termuat beberapa item antara lain transfer dana bantuan dari Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maria Berginta ke rekening pribadi Kepala BPBD Silvanus Tibo, penggunaan uang lauk pauk di barak pengungsi eks Kantor Bupati Sikka, dan dana bantuan pihak ketiga.

     

    Dalam dokumen tersebut juga termuat surat pernyataan Lusia Yetty Susanti selaku penyedia jamban untuk pengungsi di Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat, rancangan anggaran biya pembangunan MCK di Kelurahan Hewuli, dan surat pernyataan pemilik mobil Toyota Landcruisser Fransiskus Darino terhadap pembelian mobil oleh Bendahara Dana Rehab Rekon Adventina Yasinta dan Kepala BPBD Silvanus Tibo.

               

    Termasuk di dalam dokumen ini yakni dua data penunjang berupa surat-surat Keputusan Bupati Sikka tentang perpanjangan masa tanggap darurat, Perda Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sikka, dan Perkap 6.A tahun 2011 tentang pedoman penanggulangan dana siap pakai pada status tanggap darurat.

                 

    Dari keseluruhan data yang termuat dalam dokumen tersebut, PKB Sikka menghitung penyalahgunaan keungan negara atau korupsi sebesar Rp 2.585.610.000, dan yang berpotensi merugikan keuangan negara sebesar Rp 8.219.927.000. Dengan demikian total kerugian negara dari dana pengungsi Palue yakni sebesar Rp 10.805.537.000.

               

    Putu Nuryanto menyampaikan terima kasih kepada DPC PKB Sikka yang telah memberikan banyak data terkait dana pengungsi Rokatenda. Data-fata tersebut, lanjutnya akan diserahkan kepada Kejari Martiul yang Sabtu (10/1) besok baru tiba di Maumere.

     

    Saat ini, lanjutnya, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dana pengungsi Rokatenda. Data-data dari DPC PKB, tuturnya, bisa memperkaya penyelidikan mereka.***

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.