• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Oesao Terendam Banjir, Warga Siaga
    ALBERTO | Minggu, 11 Januari 2015 | 15:39 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Oesao
    Salah satu rumah warga di Kelurahan Oesao, Kabupaten Kupang yang teredam banjir (Foto : Elfrid V Saneh)

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Sebanyak 60 rumah penduduk di Kelurahah Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Minggu (11/1) dini hari terendam banjir setinggi 50 centi meter (cm).

     

    “Banjir tersebut merendam rumah warga di RT 16, 17 dan RT 18 , karena meluapnya Kali Oesao,” kata salah seorang Tokoh Pemuda Kabupaten Kupang yang juga warga Oesao, Elfrid Vaisal Saneh, yang dihubungi siang ini.

     

    Selain merendam rumah warga, kata dia, banjir juga meredam ratusan hektar Persawahan Lokman, yang sebagian besar sudah ditanami dan terancam gagal tanam.

     

    “Mencermati kondisi ini, petani harus mencari bibit baru. Itu persoalan serius yang juga harus mendapat perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.

     

    Menurutnya, tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir membuat warga Oesao dan daerah sekitarnya waspada dan siaga, karena khawatir akan terjadi banjir seperti tahun-tahun sebelumnya.

     

    Dia menuturkan, masyarakat sudah melaporkan kondisi tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang dan saat ini institusi tersebut juga sudah siaga di lokasi.

     

    “Meski sejak siang tadi air sedikit surut, masyarakat Oesao dan daerah sekitar tetap siaga, karena tidak ingin kejadian seperti tahun 2012 terulang kembali. Saat itu ratusan rumah dan sawah warga terendam banjit dahsyat dengan ketinggian air lebih dari satu meter,” paparnya.

     

    Menyangkut normalisasi Kali Oesao, dia mengatakan, beberapa tahun lalu sudah diusulkan ke DPRD Kabupaten Kupang, tetapi belum dijawab oleh pemerintah setempat.

     

    Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo mengatakan, ia sudah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial Provinsi NTT untuk siaga.

     

    “ Hari Kamis nanti, kami akan menggelar rapat kerja membahas kesiagaan menghadapi bencana, mencermati tingginya curah hujan saat ini. Pasalnya, ancaman dan resiko bencana masih sangat tinggi,” paparnya. ***

     

     


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.