• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Juli 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    DPRD NTT Sampaikan Duka Cita untuk Korban AirAsia
    ALBERTO | Senin, 12 Januari 2015 | 13:19 WIB            #NASIONAL

    DPRD
    Ilustrasi Peswat Air Asia

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Pimpinan dan Anggota DPRD NTT menyampaikan duka cita dan empati kepada keluarga korban tragedi jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 rute penerbangan Surabaya – Singapura di perairan Selat Karimata, Minggu 28 Desember i 2014 lalu.

     

    “Rasa duka yang mendalam kami sampaikan khususnya kepada tujuh warga NTT yakni enam orang dari Manggarai dan satu dari Alor,” kata Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno di Kupang, Senin (12/1)  pada pembukaan masa persidangan I tahun 2015.

     

    Menurutnya, jatuhnya pesawat AirAsia merupakan targedi penerbangan nasional yang merenggut 162 korban jiwa baik pilot maupun awak pesawat, yang sampai hari ini masih dalam proses pencarian dan evakuasi oleh Basarnas dan tim gabungan lainnya.

     

    Untuk itu, katanya, atas nama pimpinan dan anggota DPRD NTT menyempaikan apresiasi atas kerja keras yang sudah dan sedang dilakukan oleh Basarnas,TNI, Polri, Kementerian Perhubungan dan pihak-pihak terkait lainnya, ternasuk beberapa negara sahabat yang sudah membantu dengan iklas dalam melakukan proses evakuasi.


    “ Bagi para keluarga korban, baik yang telah diveakuasi maupun belum, pimpinan dan anggota DPRD NTT menyampaikan duka cita yang mendalam disertai doa, semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menerima musibah ini,” ujarnya.

     

    Sebagaimana diketahui, Indonesia AirAsia Penerbangan 8501 (nomor penerbangan: QZ8501/AWQ8501) adalah pesawat milik Indonesia AirAsia yang dinyatakan menghilang pada saat terbang dari Surabaya menuju Singapura pada tanggal 28 Desember 2014, dengan 155 penumpang dan tujuh orang kru di dalam pesawat.

     

    Menurut pernyataan AirAsia, kehilangan kontak terjadi pada pukul 07.24 WIB. Namun demikian, beberapa laporan dari otoritas penerbangan Indonesia menyatakan bahwa kehilangan kontak terjadi lebih awal, yaitu 06.17 WIB.

     

    Pesawat ini lepas landas dari Bandar Udara Internasional Juanda pada pukul 05.35 WIB dan dijadwalkan untuk mendarat pada pukul 08.30 waktu Singapura.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.