• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 26 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Warga Kelurahan Mautapaga Desak Bongkar Tower Telkomsel
    LEX | Rabu, 14 Januari 2015 | 21:44 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Warga
    Tower Telkomsel di Kelurahan Mautapaga, Ende

     

    Ende, Flobamora.net - Warga RT 22/RW 11 Kelurahan Mautapaga. Kecamatan Ende Timur,  mendesak pemerintah daerah setempat segera membongkar tower Telkomsel yang ada di kawasan itu.

     

    “Keberadaan tower tersebut sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan warga yang ada di sekitar lokasi itu,” kata salah seorang warga, Jhoni Woda yang ditemui di kediamannya, Rabu (14/1).

     

    Menurutnya, tower tersebut dibangun di pemukiman dan perumahan penduduk. Fondasinya langsung mengapit dapur dan bangunan MCK. Dia yakin pembangunan tower pasti tidak ada izin.

     

    Dia menjelaskan, rumah warga seakan terjepit dengan berdirinya tower tersebut. Apalagi, sebutnya, Ende rawan gempa, sementara konstruksinya sangat diragukan keandalannya dan didirikan di tanah berpasir.

     

    ”Kita tidak tahu soal konstruksi, namun dengan kaca mata awam, kita bisa lihat itu. Bagiamana coran tiga hari lalu kemudian dibangun menara, berapa kuat itu. Apalagi ada bahan bangunan yang sisa, menjadi pertanyaan kenapa sisa,” tanyanya sambil memperlihatkan banyak batangan besi yang ada di lokasi.

     

    Sama sepeperti Jhony, warga lainnya Ny. M.Bata menyatakan kecemasan dengan adanya tower tersebut. Dia membayangkan jika sampai tower itu tumbang menimpa rumah mereka.

     

    “Malam-malam kami selalu resah dan gelisah jangan sampai tower itu roboh. Apalagi kalau musim hujan dan angin  kencang seperti sekarang ini,” ujarnya.

     

    Dia mengatakan, beberapa rumah yang berbatasan langsung dengan fondasi tower Telkomsel adalah rumah miliknya, Jhoni Woda, Hendra Boli Jata, dan Said Haji serta masih puluhan rumah lainnya.

     

    Anggota DPRD Ende, Mikhael Badeoda ditemui pada kesempatan terpisah mengatakan, keluhan warga terkait pembangunan tower sudah mereka terima. Malahan warga sudah melakukan dengar pendapat degan dewan.

     

    Hasil kajiannya, kata anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat ini adalah, jika tidak ada ijin segera dibongkar. Dewan secara tegas merekomendasi kepada pemerintah untuk membongkarnya.

     

    Terkait ijin pembangunan tower Telkomsel tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP), Mei Hamba Djandji, mengatakan belum ada ijinnya.

     

    Menurutnya, mereka telah melakukan survei dan berdasarkaan analisa tidak pantas didirikan di tempat itu.

     

    “Mereka sudah ajukan ijin, tapi setelah dianalisa tidak layak. Kami tidak mengeluarkan izin pembangunan tersebut,” kata Mei yang didampingi stafnya, Yuliana Lely.

     

    Dia menyatakan, lingkungan tersebut merupakan zona perumahan bukan untuk mendirikan tower karena itu KPPTSP tidak keluarkan izin.

     

    Pihaknya, kata dia, akan berkoordinasi dengan SKPD terkait, Lurah Mautapaga maupun Camat Ende Timur untuk membahas hal tersebut,  terutama rekomendasi DPRD Ende soal pembongkaran tower yang dikerjakan PT. Solus Sindo Kreasi Pratama itu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.