• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 26 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Garuda Merespons Positif Keputusan Menteri Perhubungan
    ALBERTO | Kamis, 15 Januari 2015 | 14:32 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Garuda
    Ilustrasi Pesawat Garuda (Foto : Web)

     

    Kupang, Flobamora.net - Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang mewajibkan maskapai penerbangan menjual harga tiket tarif bawah minimal 40 persen dari tarif atas direpons postif Garuda Indonesia.

     

    “Dengan keputusan tersebut akan menimbulkan daya saing bagi maskapai penerbangan yang ada dan memberikan pilihan kepada masyarakat,” kata Manager Pemasaran Garuda Kupang, M Yansverio kepada wartawan di Kupang, Kamis (15/1).

     

    Kenaikan tersebut disesuaikan dengan regulasi dari pemerintah yang menetapkan tarif batas bawah. Menurutnya, tidak  mempengaruhi load factor  (tingkat keterisian) penumpang Garuda di NTT.

     

    Dia optimis dengan layanan full service akan memberikan kepuasan pada penumpang. Dari dulu Garuda Indonesia senantiasa mengutamakan faktor keselamatan, pelayanan yang baik dan tepat waktu.

     

    ” Tiga faktor itu idak bisa ditawar. Ini menjadi  andalan utama Garuda Indonesia dalam memberikan kepuasan kepada penumpang atau masyarakat,” ujarnya.

     

    Menyangkut harga tiket, dia menuturkan, harga tiket Garuda Indonesia tidak selalu indentik dengan mahal. Masyarakat bisa membandingkan harga tiket Garuda dengan maskapai penerbangan lain.

     

    Dia menjelaskan, dari sisi kenyamanan penerbangan Garuda Indonesia memenuhi standar penerbangan Internasional. Saat ini saja, pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia paling tua berusia lima tahun.

     

    Dia mengatakan, untuk melayani rute-rute penerbangan ke wilayah-wilayah baru di kawasan timur Indonesia, Garuda memiliki armada ATR72-600 dan Bombardier CRJ-1000, karena kawasan ini memiliki keterbatasan landasan yang pada akhirnya dapat meningkatkan konektivitas nasional.

     

    “Wilayah-wilayah baru di kawasan timur tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan landasan di wilayah yang sebelumnya sudah sering disinggahi banyak maskapai penerbangan lainnya,” paparnya.

     

    Kata dia, pesawat-pesawat  itu dipilih oleh Garuda karena memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya memiliki teknologi ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Selain itu, pesawat tersebut ini digunakan untuk penerbangan jarak pendek.       

    “Gebrakan yang dilakukan Garuda Indonesia ini sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat dan meningkatknya aktivitas perekonomian di kawasan timur Indonesia,” ucapnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.