• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 20 September 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bendahara BPBD Ngaku, Gunakan Uang MCK ke Jakarta
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 19 Januari 2015 | 21:08 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bendahara
    Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Margaretha Berginta

     

     

    Maumere, Flobamora.net -  Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Margaretha Berginta yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan MCK (mandi cuci kakus) bagi pengungsi Rokatenda yang mendiami lokasi pengungsi di Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat mulai “bernyanyi”. Dia mengaku telah menggunakan dana MCK ke Jakarta bersama Kepala BPBD Silvanus Tibo.

     

    Dana yang digunakan Margaretha Berginta bersama Silvanus Tibo adalah sebesar Rp 25 juta. Dia beralasan dana tersebut dipakai untuk kepentingan verifikasi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bagaimana pertanggungjawaban terhadap perjalanan dinas ke Jakarta yang menggunakan dana MCK, Margaretha Berginta belum mau membeberkan.

     

    Meski sudah berani “bernyanyi” tentang hal ini, Margaretha Berginta memilih diam ketika awak media mengklarifikasi sejumlah masalah terkait pengelolaan dana MCK pengungsi. Antara lain dia pun tidak mau memberikan keterangan ketika ditanya tentang transfer dana yang dia lakukan ke rekening Silvanus Tibo.


    Dalam laporan ke Kejaksaan Negeri Maumere beberapa waktu lalu, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkita Bangsa Kabupaten Sikka menyertakan juga bukti transfer dana pengungsi ke rekening Silvanus Tibo. DPC PKB Sikka menyitir terjadi enam kali transfer sebesar Rp 177 juta.


    “Tentang ini silakan tanya langsung ke Kalak (Kepala Pelaksana, Red). Saya tidak bisa memberikan keterangan,” kilahnya.


    Sebagaimana diberitakan Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Martiul dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Senin (19/1) telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka pengadaan MCK bagi pengungsi Rokatenda yang mendiami lokasi pengungsian di Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat.

     

    Ketiga tesangka itu yakni Kepala BPBD, Silvanus Tibo, Bendahara BPBD, Margaretha Berginta, dan Direktur UD Sanitasi, Peduli Sehat Lusia Yetty Susanti.***

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.