• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 03 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ikan Berformalin Sudah Terjual Lima Kumpul
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 20 Januari 2015 | 19:26 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ikan
    Ikan formalin dinaikkan ke mobil Satpol PP

     

    Maumere, Flobamora.net - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka, Selasa (20/1) pagi tadi, berhasil menyita 11 boks ikan tembang yang mengandung formalin.

     

    Meski sebagian besarnya belum sempat terjual, namun sudah bisa dipastikan sebanyak lima kumpul ikan sudah dibeli konsumen. Dikhawatirkan warga yang mengkonsumsi ikan formalin ini bisa mengalami gangguan kesehatan.

               

    Hajjah Baderiah, papalele ikan dari Wuring, Kelurahan Wolomarang ,Kecamatan Alok Barat mengatakan satu boks ikan miliknya yang dibeli dari Andreas Ande, sudah disita Satpol PP Sikka.

     

    Ikannya disita karena ditengarai mengandung formalin. Sebelum disita, dia sudah berhasil menjual empat kumpul ikan masing-masing seharga Rp 10.000. Setiap kumpul terdiri atas delapan ekor ikan tembang. Sementara satu kumpul ikan tembang yang mengandung formalin, juga sudah terjual oleh papalele yang bernama Engel.

               

    Kedua papalele ini bersama papalele lainnya yaitu Mama Buyung, Rukiah, dan Mama Fangky membeli ikan dari Andreas Ande di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Alok. Mereka lalu menjualnya di Pasar Alok Maumere.

     

    Belum sempat habis menjual, ikan-ikan itu akhirnya disita oleh Satpol PP. Para papalele ini mengaku tidak mencurigai kalau ikan yang mereka beli ternyata mengandung formalin.

     

    Kepastian bahwa ikan-ikan ini mengandung formalin menyusul Satpol PP menyita empat boks ikan tembang dari Andreas Ande di TPI Alok. Setelah dideteksi melalui alat deteksi milik UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dipastikan bahwa ikan-ikan itu mengandung formalin dengan kadar 0,6 ppm (par per milion).

     

    Deteksi kembali dilakukan pada tujuh boks ikan yang disita dari Haji Baderiah, Engel, Mama Buyung, Rukiah, dan Mama Fangky. Hasil dari deteksi oleh petugas Labkesda yakni Maria Ferawati Pangao dan Fransiska Korina diketahui seluruh ikan pada tujuh boks itu pun mengandung formalin dengan kadar 0,8 – 1,0 ppm.

     

    Kepala Satpol PP Sikka, Adeodatus Buang da Cunha menjelaskan, dia sudah menyita 11 boks ikan yang mengandung formalin. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk mengambil tindak lanjut dari kasus ini. Rencananya ikan-ikan formalin akan dimusnahkan, namun kapan dan di mana masih sedang dikoordinasikan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.