• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    SBY Sebut Ada Isu `Pembersihan` dalam Pemerintahan Jokowi, Ini Komentar JK
    ANA DEA | Rabu, 21 Januari 2015 | 13:01 WIB            #NASIONAL

    SBY
    Presiden SBY dan presiden terpilih Joko Widodo memberikan keterangan pers bersama, seusai pertemuan empat mata, di Laguna Resort and Spa, Nusa Dua, Bali, Rabu (27/8) malam. Cahyo/presidenri.go.id

     

    JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah isu adanya upaya "pembersihan orang-orang Susilo Bambang Yudhoyono" di jajaran TNI/Polri dan pemerintahan. Kalla menilai wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti sejumlah pejabat, termasuk pejabat yang sudah berkuasa pada era pemerintahan SBY.

     

    “Kan pada waktunya pejabat harus mengganti orang, Pak SBY dulu juga mengganti orang,” kata Kalla di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (21/1/2015).

     

    Ia menolak jika penggantian Jenderal Pol Sutarman sebagai Kapolri disebut bagian pembersihan orang-orang SBY.

     

    “Enggak lah, dulu semua aparat kan di bawah SBY, sekarang semua aparat di bawah Jokowi,” ujar Kalla.

     

    SBY sebelumnya bersuara terkait konflik pemilihan Kapolri. Ia menanggapi adanya usaha "pembersihan orang-orang SBY" dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

     

    "Di tengah-tengah situasi politik yang menghangat saat ini, saya juga mendengar sejumlah isu, mungkin juga 'provokasi', yang bisa memecah belah di antara kita semua. Termasuk antara Presiden Jokowi dengan saya. Diisukan bahwa yang tengah dilakukan sekarang ini adalah pembersihan 'orang-orang SBY', baik di jajaran TNI, Polri, maupun aparatur pemerintahan," kata SBY dalam akun Facebook pribadi miliknya yang ditulis pada Minggu (18/1/2015).


    SBY yang mendengar isu tersebut langsung kaget. Ia menilai, jika yang dimaksud dalam isu itu adalah orang-orang dalam Kabinet Indonesia Bersatu, maka hal itu wajar saja. Namun, yang beredar adalah isu pembersihan di jajaran TNI/Polri.

    "Saya terhenyak," tulis SBY.

     

    Presiden Jokowi melalui akun Facebook-nya menegaskan bahwa pemerintahannya tidak sedang melakukan upaya bersih-bersih orang SBY.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.