• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 29 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Lion Air Gagal Mendarat di El Tari
    ALBERT R. | Selasa, 21 Januari 2014 | 16:16 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Lion
    Bandara El Tari Kupang

     
    Kupang, Flobamora.net - Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-692 yang melayani rute penerbangan Jakarta-Surabaya-Kupang, batal mendarat di Bandara El Tari Kupang, akibat cuaca buruk.

    "Pesawat tersebut seharusnya mendarat di Bandara El Tari Kupang pada pukul 14.30 WITA, namun akibat cuaca buruk, pilot memutuskan mengalihkan pendaratan di Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali," kata Airport Duty Manajer PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Gabriel Lusi Keraf di Kupang, Selasa.

    Saat ini, wilayah Kota Kupang dan sekitarnya masih terus diguyur hujan lebat disertai angin kencang, sehingga cukup menyulitkan pilot untuk mendaratkan pesawat di bandara tersebut.

    Gabriel mengatakan para calon penumpang Lion Air tujuan Surabaya dan Jakarta yang menggunakan jasa maskapai penerbangan tersebut, masih tetap menunggu sampai cuaca membaik dan pesawat dari Denpasar, bisa mendarat kembali di Bandara El Tari Kupang.

    "Kita harapkan para penumpang memahami kondisi cuaca yang sedang terjadi saat ini. Ini bukan kesalahan maskapai tetapi pengaruh alam yang tidak bersahabat," katanya menjelaskan.

    Selain Lion Air, pesawat TransNusa Air dengan tujuan Kupang-Bajawa tidak bisa mendarat di Bandara Turelelo SoA, dan mengalihkan penerbangan ke bandara terdekat di Bandara Haji Hassan Aroeboesman Ende.

    Sementara TransNusa Air dengan rute penerbangan Kupang-Larantuka batal terbang karena cuaca buruk, baik di sekitar Bandara El Tari Kupang sendiri maupun di Bandara Gewayang Tanah Larantuka, sehingga tidak memungkinkan pesawat melakukan pendaratan.

    "Jadi sampai petang ini, ada tiga penerbangan yang terganggu jadwal penerbangannya. Penerbangan lainnya masih normal, walaupun mengalami penundaan dari jadwal terbang," kata Gabriel.

    Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klas II El Tari Kupang, Mohamad Syaeful Hadi secara terpisah mengatakan, berdasarkan prakiraan, cuaca ekstrem masih mengancam wilayah NTT untuk beberapa hari ke depan.

    "Berdasarkan prakiraan, cuaca masih ekstrem untuk enam hari ke depan, mulai hari ini Selasa (21-26/1), sehingga masih harus diwaspadai," katanya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.