Warning: ob_start(): output handler 'ob_gzhandler' conflicts with 'zlib output compression' in /home/flobamor/public_html/media.php on line 2
Ratusan Bidan PTT di NTT Ditelantarkan


  • LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 24 Mei 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ratusan Bidan PTT di NTT Ditelantarkan
    ALBERTO | Jumat, 23 Januari 2015 | 13:47 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ratusan
    Bidan PTT saat mengadiukan nasib mereka ke Komisi V DPRD NTT, Jumat (23/1)

     

    Kupang, Flobamora.net - Ratusan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bertugas disejumlah Pusat Kesehatan (Puskesmas) di Nusa Tenggara Timur merasa diterlantarkan oleh Menteri Kesehatan.

     

    Ratusan bidan yang mengabdi sejak 2011 hingga saat ini mendatangi DPRD NTT untuk meminta Menteri Kesehatan agar segera memperpanjang Surat Keputusan (SK) tentang keberadaan mereka sebagai bidan PTT.

     

    Selain itu mereka meminta hak-haknya yakni honor bulan Oktober-Desember 2014 dan Januari 2015 yang belum dibayar segera direalisasi.


    Phey Kalelena, bidan di Puskesmas Sulamu Kabupaten Kupang menjelaskan hingga kini mereka belum menerima SK perpanjangan kontrak sebagai bidan PTT. Padahal berkas untuk memperpanjang SK itu telah dimasukkan sejak Juli 2014 lalu.


    "Kami sudah masukan berkas untuk memperpanjang SK pada Juli 2014 lalu, tetapi hingga saat ini SK perpanjangan kontrak belum diterima," kata Phey di Gedung Kantor DPRD NTT, Jumat (23/1).


    Phey menyampaikan mereka bekerja sebagai bidan PTT sejak tahun 2011, dan setiap tahun SK Kontrak selalu diperpanjang sesuai aturan yang berlaku.

     

    Kata dia, untuk kepentingan masa kerja 2015, usulan perpanjangan kontrak telah dimasukan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten pada Juli 2014. Dinas Kesehatan Kabupaten kemudian meneruskan usulan tersebut ke Dinas Kesehatan Provinsi pada September 2014 dengan harapan segera meneruskan ke Kementerian Kesehatan, namun ternyata usulan tersebut belum diteruskan ke pusat.


    “Ternyata SK kami belum diperpanjang. Kami merasa tugas-tugas yang kami jalankan selama ini diabaikan. Ada orang yang melahirkan dan anaknya meninggal dunia karena saya ada diluar hanya mengurus berkas perpanjangan SK kontrak," katanya.

     

    Dia menjelaskan, gaji seluruh bidan PTT juga ditarik oleh Kementerian Kesehatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setda Kabupaten dengan alasan sudah selesai masa kontrak.


    Destob Wabang, bidan di Puskesmas Fatukanutu Kabupaten Kupang menegaskan SK perpanjangan kontrak harus berlaku sejak 1 Oktober 2014, bukan 1 Oktober 2015. Karena itu, gaji tiga bulan mulai dari Oktober-Nopember 2014 dan Januari 2015 yang sudah ditarik, segera dikembalikan.


    "Kami minta gaji dari Oktober-Nopember 2014 dan Januari 2015 segera dikembalikan karena itu hak kami. Tidak ada alasan atau dasar hukum untuk tarik kembali hak-hak kami," tegasnya.

     

    Menurutnya, kalau mereka harus bekerja dan melayani masyarakat dengan dasar hukum yang kuat. Pada 6 Januari 2015 mereka baru mengetahui SK belum diperpanjang, padahal mereka sudah bekerja sesuai dengan tugas dan tangungjawabnya.

    Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo mengatakan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT agar SK tersebut dapat segera diperpanjang. Komisi V DPRD NTT tetap berjuang agar ada solusi yang tepat karena pekerjaan bidan adalah demi keselamatan banyak orang.

    “Ini demi keselamatan banyak orang sehingga kita harus mencari solusinya untuk menyelamatkan pekerjaan ratusan bidan itu," kata Winston.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.