• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 01 November 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Terkait Tanah Pantai Pede, DPRD Mabar Serahkan Aspirasi Masyarakat
    ALBERTO | Senin, 26 Januari 2015 | 18:26 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Terkait
    Ketua DPRD Mabar, Matheus Hamsi saat bertemu Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Senin (26/1)

     

     

    Kupang, Flobamora.net -  Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Matheus Hamsi, Senin (26/1) bertemu DPRD dan Gubernur NTT untuk menyampikan aspirasi masyarakat Mabar terkait Pantai Pede.

     

    “Masyarakat menolak jika lahan itu diberikan kepada investor untuk pembangunan hotel tetai dibiarkan menjadi ruang public,” kata Hamsi usai bertemu ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno.

     

    Kepada wartawan dia menjelaskan, pada pertemuan sosialisasi terait aset pemerintah provinsi NTT di Mabar yang dilakukan tim dari pemerintah provinsi NTT di Labuan Bajo, tanggal 17 Januari 2015 lalu tidak membuahkan hasil apa-apa sehingg dia selaku Ketua DPRD Mabar datang ke Kupang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Mabar langsung kepada Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

     

    “Saya sudah bertemu Gubernur untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Mabar. Pada dasarnya masyarakat menolak rencana pemerintah provinsi yang mau menyewakan lahan seluas 3 hektare lebih itu kepada investor untuk pembangunan hotel disana. Mereka menolaknya dan menginginkan agar lokasi itu dibiarkan kosong dan menjadi ruang publik bagi  masyaraka setempat. Masyakat mendesak pemerintah rovinsi agar mengembalikan lahan Pantai Pede itu kepada Pemda Manbar,” katanya.

     

    Menurut Hamsi, jawaban gubernur yang diberikan kepadanya saat pertemuan itu adalah, lahan itu milik pemerintah pusat dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah provinsi tidak akan menyerahkan kepada Pemkab Mabar.

     

    Gubernur, lanjut Hamsi, juga mengatakan, pemerintah provinsi menyewakan lahan itu kepada pihak ketiga dan Pemprov hanya mendapatkan jasa penyewaan lahan itu selama 25 tahun sekitar Rp 1,3 miliar. Sementara hasil dari seluruh aktivitas investor itu akan dinikmati langsung masyarakat dan pemerintah Mabar.

     

    Misalnya aneka pajak akan meningkatkan PAD Mabar, dan hasil-hasil pertanian masyarakat akan dibeli serta tenaga kerja lokal juga akan direkrut investor itu.

     

    Menurutnya,   apa yang disampaikan Gubernur NTT itu seharusnya disampaikan saat sosialisasi itu, tetapi saat sosialisasi suasananya tidak kondusif sehingga semuanya bubar.

     

    Sementara Ketua DPRD NTT, Anwa Pua Geno  kepada wartawan menjelaskan, aspirasi masyarakat Mabar yang disampaikan Ketua DPRD Mabar sudah diterimanya.

     

    Dia mengaku dalam pertemuan dengan Ketua DPRD Mabar itu menghadirkan Pimpinan Komisi III DPRD NTT yang membidangi Keuangan dan Aset Daerah dan pimpinn Komisi I yang membidangi Pemerintahan dan Hukum.

     

    Pada prinsipnya, aspirasi masyarakat Mabar terkait Pantai Pede itu harus disikapi dengan baik. Karena itu DPRD NTT akan membentuk tim terdiri dari Komisi I dan komisi III untuk turun langsung ke lapangan dan mengetahui persoalannya secara jelas dan pasti.

    “Kita segera bentuk tim dan tim itu juga harus segera turun untuk mendapatkan data-data akurat di lapangan. Kita perlu cari tahu secara pasti mengapa masyarakat menolak pemanfaatan pantai Pede itu. Pantai Pede juga merupakan asset pemerintah provinsi NTT sehingga hasl uji petik di lapangn nanti akan dibahas bersama pemerintah provinsi untuk mencari jalan keluar terbaik,” katanya.

     

    Anwar juga mengakui, asset Pemprov NTT berupa tanah itu terdapat di semua Kabupaten di NTT. Khusus asset di Mabar, pemerintah provinsi NTT juga sudah menyerahkan lahan di Kampung Ujung dan Kampung Tengah  di Labuan Bajo kepada pemerintah Kabupaten Mabar yang sudah dimanfatkan selama ini,.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.