• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    DPRD Banda Aceh Salut dengan Kerukunan Antaragama di Kupang
    ALBERT R. | Rabu, 22 Januari 2014 | 22:06 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    DPRD
    Patung Tirosa di Kota Kupang

     

     
    Kupang,Flobamora.net  - DPRD Kota Banda Aceh, Nangro Aceh Darussalam (NAD) memberikan apresiasi dan salut untuk kehidupan keagamaan yang rukun, harmonis dan damai di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Kami salut dengan kehidupan keagamaan di Kota Kupang yang rukun dan damai. Kami  lihat ada masjid yang dibangun dekat gereja," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota  Banda Aceh Tengku Haji Muhiban di Kupang, Rabru (21/1).

    Komisi D DPRD Kota Banda Aceh berada di Kota Kupang untuk melakukan studi banding pengelolaan pariwisata dan kerukunan hidup beragama di daerah ini.

    Menurut dia, keberagaman agama dan suku yang berada di Kota Kupang sebagai ibu kota  Provinsi Nusa Tenggara Timur, tidak menjadikan daerah ini kacau balau, tetapi malah sebaliknya, menjadi potensi dan daya dorong untuk mengembangkan semua potensi yang
    dimiliki, demi kemajuan masyarakatnya.

    "Salah satunya yang ingin kami pelajari adalah, pola pengelolaan pariwisata di daerah ini, kenadatipun daerah ini berkarakter kota jasa dan perdagangan," katanya.

    Dia menilai, kerukunan yang terjadi di kota Kupang, harus menjadi contoh dan pelajaran bagi seluruh daerah lain di Indonesia, sehingga kondisi kehidupan antarumat beragama bisa berjalan harmonis, demi tercipta kondisi yang baik untuk pelaksanaan pembangunan kemasyarakatan di daerah ini.

    "Memang soal kerukunan antarumat beragama di Kota Banda Aceh juga  sangat baik, namun yang kami lihat di Kota Kupang membuat kami terkagum-kagum," katanya.

    Terhadap pengelolaan pariwisata, dia mengatakan, juga memiliki sebuah pola pengelolaan yang baik. "Kami butuh belajar banyak di Kota Kupang soal kelola pariwisata. Pascatsunami, kami harus memulai dari nol soal pengelolaan pariwisata," katanya.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Otniel Pello, mengaatakan, Komisi D DPRD Kota Banda Aceh, ingin belajar pola pengelolaan pariwisata di Kota Kupang.

    Menurut Otniel, pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Kupang  adalah menggunakan pola pengembangan berbasis partisipasi masyarakat. "Hal itulah yang mungkin menarik para wakil rakyat itu untuk belajar di Kota Kupang," kata Otniel.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.