• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Oktober 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Harga Bahan Kebutuhan Pokok di Ende Masih Tinggi
    LEX | Selasa, 03 Februari 2015 | 21:15 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Harga
    Telur ayam, salah satu bahan kebutuhan pokok

     

     

    Ende, Flobamora.net - Hingga awal bulan Februari 2015, harga bahan kebutuhan di Kabupaten Ende masih tinggi. Padahal, pemerintah telah menurunkan harga BBM terutama premium dan solar.

     

    Masih tingginya harga bahan kebutuhan pokok itu diakui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende, Kosmas Nyo ketika ditemui, Senin (2/2).

     

    Menurutnya, berkaitan dengan harga bahan kebutuhan  yang terus naik, pemerintah beberapa waktu lalu sudah bertemu dengan  sejumlah pengusaha dan distributor untuk membicarakan harga yang belum juga turun.

     

    Bahkan, kata Kosmas, Wakil Bupati Ende, Djafar Achmad sudah turun langsung memantau pergerakan harga bahan kebutuhan di beberapa lokasi baik di toko maupun di pasar-pasar.

     

    “Ketika kami lakukan sidak bersama Wakil Bupati, pengusaha mengatakan belum bisa turunkan harga. Alasan mereka, barang dibeli saat harga BBM naik. Nanti jika stok itu sudah habis baru mereka akan turunkan harga karena mereka tidak mau rugi,” ujarnya.

     

    Mantan Kadis Perhubungan Kabupaten Ende ini memperkirakan minggu depan harga akan turun. Ia juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah kabupaten di Flores dan di Surabaya. Ternyata harga bahan kebutuhan di Ende jauh lebih mahal dibandingkan dengan daerah lain di Flores. Informasi yang diperoleh, perbedaan harga bahan kebutuhan pokok berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 6.000.

     

    “Kita sudah banyak lakukan terobosan untuk menekan harga, di antaranya dengan mengundang pengusaha dan distributor untuk duduk bersama di rumah jabatan wakil bupati. Namun saat itu tidak ada respons apapun dari mereka,” tuturnya.

     

    Kata dia, hanya satu yang dikatakan para distributor ketika itu, naiknya harga bahan kebutuhan pokok dipicu biaya transportasi mahal dan sangat tinggi karena harus melalui jalan darat yakni dari Labuan Bajo dan Maumere. Untuk itu mereka meminta Pemda bisa kembali datangkan kapal Roro.

     

    Kasatpol PP Kabupaten Ende, Abubakar Longgi yang turut memantau mengibaratkan harga bahan kebutuhan dengan sebuah jabatan, dimana jika sudah naik enggan untuk turun.

     

    “Kita sulit mengatur harga bahan kebutuhan. Baru isu kenaikan harga BBM saja semua sudah pada naik. Ketika harga BBM naik bahan kebutuhan naik lagi. Anehnya, ketika harga BBM turun harganya tidak ikut turun. Dalam sejarah belum pernah ada harga bahan kebutuhan turun seiring turunnya harga BBM,” katanya.

     

    Meski demikian, pihaknya akan selalu memantau jangan sampai terjadi keresahan di masyarakat terkait dengan tingginya harga bahan kebutuhan pokok tersebut.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.