Warning: ob_start(): output handler 'ob_gzhandler' conflicts with 'zlib output compression' in /home/flobamor/public_html/media.php on line 2
Warga Amfoang Minta Bentuk Kabupaten


  • LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 24 Januari 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Warga Amfoang Minta Bentuk Kabupaten
    ALBERTO | Rabu, 04 Februari 2015 | 13:18 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Warga
    Raja Amfoang, Robu Manoh menyematkan pakaian adat kepada Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno usai penyerahan aapirasi masyarakat Amfoang untuk pembentukan kabupaten, Rabu (4/2)

     

    Kupang, Flobamora.net - Ratusan warga dari enam kecamatan di Amfoang Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) dipimpin Raja Amfoang, Roby Mano dan sejumlah vetor itu mendatangi DPRD setempat, Rabu (4/2). Kedatangan mereka menyerahkan dokumen pendukung kepada DPRD NTT sebagai syarat untuk diproses menjadi kabupaten atau Daerah Otonom Baru (DOB). 

    Ketua Panitia Pemekaran, Luther Sol'uf menyampaikan jarak dari Oelamasi Ibukota Kabupaten Kupang ke Amfoang mencapai 150 kilo meter (Km). Jika musim hujan, seluruh aktivitas transportasi darat lumpuh total karena rusaknya jalan dan jembatan penghubung Kupang dan Amfoang.

    "Kami minta aspirasi kami diperjuangkan agar Amfoang dimekarkan dari Kabupaten Kupang. Amfoang sangat layak sehingga harus menjadi satu kabupaten," katanya.

    Menurut Luther, saat ini akses transportasi darat dari Amfoang ke Kupang putus total. Warga yang ingin datang ke Kupang hanya bisa menggunakan jasa transportasi laut dengan kapal kayu yang memiliki fasilitas seadanya. Walaupun sudah lama Indonesia merdeka, Amfoang masih termasuk wilayah yang terisolasi sehingga harus dimekarkan menjadi satu kabupaten.

    Dia menjelaskan, luas Amfoang mencapai 1.679.48 Km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 52 ribu jiwa. Dari sisi kelayakan, wilayah Amfoang patas menjadi DOB karena didukung dengan enam Kecamatan yakni Amfoang Timur, Amfoang Utara, Amfoang Selatan, Amfoang Barat Laut, Amfoang Barat Daya, dan Amfoang Tengah.

    Menurut Luther, pemekaran adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar kelancaran pembangunan disegala sektor dapat tercapai. Karena itu, aspirasi masyarakat diatas segala-galanya sehingga DPRD NTT harus mengawal seluruh dokumen pendukung yang akan dikirim ke pemerintah pusat.

    "Memang kami tau proses pemekaran tidak gampang, tetapi aspirasi kami harus dikawal sampai pemerintah pusat agar cita-cita pemekaran dapat tercapai," paparnya.

    Dia menguraikan, Amfoang termasuk wilayah yang strategis karena berbatasan langsung dengan Timor Leste dan memiliki satu pulau terluar yakni pulau Batek. Sejauh ini, karena jarak antara Amfoang dengan Oelamasi yang adalah ibukota Kabupaten Kupang cukup jauh sehingga potensi yang ada di daerah itu belum dikelola dengan baik. Namun, jika Amfoang menjadi DOB maka potensi yang tersedia sangat mendukung pendapatan asli daerah (PAD).

    Menanggapi hal itu, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno mengatakan wajib hukumnya adalah aspirasi dan tuntutan masyarakat harus diperjuangkan. Sebagai lembaga, dewan yang tugasnya memperjuangkan aspirasi masyarakat maka pada intinya rencana pemekaran baik provinsi maupun kabupaten harus didukung.

    “Wilayah Amfoang pantas dan layak menjadi calon DOB maka kita harus mendukung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," kata Anwar.

    Dia menyampaikan, aspirasi masyarakat Amfoang tentu diperjuangkan karena itu mempersiapkan seluruh sayrat yang dikehendaki aturan dan regulasi. Memang, yang menentukan layak tidaknya rencana suatu DOB adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri), DPR, dan Presiden, namun wajib hukumnya adalah perjuangan aspirasi masyarakat adalah kewajiban lembaga DPRD.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.