• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    13 Rumah Sakit di NTT Layani Pemeriksaan HIV/AIDS
    ALBERT R. | Selasa, 03 Desember 2013 | 16:07 WIB            #NASIONAL

    13
    foto/web

     

    Kupang, Flobamora.net -- Sebanyak 13 rumah sakit di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melayani pemeriksaan HIV-AIDS melalui pelayanan VCT (Voluntary Counselling and Testing).

    “Ada 13 rumah sakit yang melayani pemeriksaan HIV-AIDS melalui VCT, di tengah meningkatnya penyebaran HIV/AIDS, ” kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi NTT, Husein Pancratius, Selasa ( 3/12).

    Menurut dia, jumlah kasus HIV / AIDS di NTT yang terdata hingga saat ini sebanyak 2.445 kasus,terdiri dari HIV sebanyak 1.053 kasus dan Aids 1.392 kasus. Dari total jumlah itu sebanyak 493 kasus dinyatakan meninggal dunia.

    Jumlah ini, katanya, sebenarnya lebih banyak dari data yang dihimpun, karena banyak orang yang terkategori rentan HIV- Aids tidak memeriksakan diri di Klinik VCT atau rumah sakit atau puskesmas yang melayani pemeriksaan HIV-Aids.

    Berdasarkan data yang dihimpun, lanjutnya, kasus HIV-Aids sudah tersebar di seluruh kabupaten/kota hingga wilayah pedesaan yang minim sarana dan prasarana kesehatan.

     “Pola penularan HIV tidak hanya melalui hubungan seksual, namun melalui penggunaan narkoba suntikan,” katanya.

    Dia mengatakan, permasalahan yang dihadapi dalam penanggulangan HIV/ AIDS, tambahnya, banyak temuan kasus sudah pada fase AIDS mengindikasikan lemahnya deteksi dini.

    Sementara itu, anggota DPRD NTT Servas Lawang meminta KPAP untuk memperbanyak layanan VCT hingga ke tingkat puskesmas, karena HIV/AIDS merupakan masalah kemanusiaan yang harus mendapat perhatian serius.
    Kata dia, hal ini dipicu oleh  kasus HIV/AIDS  sudah tersebar hingga di daerah pedalaman serta kaum ibu dan anak- anak pun sudah terinveksi kasus dimaksud

    " Dengan begitu, masyarakat bisa langsung memeriksakan diri di puskesmas setempat tanpa harus ke klinik VCT di ibu kota kabupaten atau rumah sakit yang melayani pemeriksaan VCT," ujarnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.