• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 13 Mei 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Aparat TNI AU Kembali Gagalkan Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal
    ALBERTO | Kamis, 05 Februari 2015 | 10:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Aparat
    Bandara El Tari Kupang

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Aparat TNI Angkatan Udara Kupang, Kamis (5/2) pagi tadi kembali menggagalkan pengiriman enam orang calon tenaga kerja wanita ilegal di Bandara Udara El Tari Kupang.

     

    Komandan Angkatan Udara El Tari Kupang, Kolonel (Pnb) Andi Wijaya mengatakan, saat ini keenam orang tenaga kerja wanita itu masih ditahan di Markas Polisi Militer Angkatan Udara Lanud El Tari untuk diambil keterangan untuk selanjutnya diserahkan ke Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau BP3TKI.

     

    “Saat ini enam orang itu sedang didata oleh POM AU,” katanya.

    Informasi yang diperoleh dari pihak otoritas Bandara El Tari Kupang menyebutkan, Keenam calon tenaga kerja wanita itu ditangkap terpisah saat hendak berangkat dengan menggunakan dua pesawat yang berbeda.

     

    Empat orang di antaranya telah mengantongi tiket Lion Air, dan dua orang lain dengan menggunakan Batik Air. Rencananya keenam orang tenaga kerja ilegal asal Nusa Tenggara Timur ini akan dikirim ke Malaysia melalui Jakarta.

     

    Sebelumnya, pada 27 Januari 2015 lalu aparat TNI AU juga menahan Lima orang, dan pada 22 Januari 2015 juga berhasil mengamankan Tujuh orang tenaga kerja.

     

    Mereka ditahan karena tidak mengantongi dokumen resmi yang dikeluarkan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI).

     

    Sementara itu pada Rabu (4/2) Sore kemarin, aparat Satuan Polisi Pamong Praja Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur juga berhasil mengamankan 32 orang tenaga kerja asal kabupaten Belu, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Malaka.

     

    Mereka diamankan aparat Satuan Pol PP Provinsi NTT saat melakukan razia di wilayah Oesao, Kabupaten Kupang, Rabu (4/2).

     

    Kepala Satuan Pol PP Provinsi NTT, John Hawula mengatakan, ke-32 orang yang diamankan aparat itu atas informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa akan ada pemberangkatan TKI secara ilegal melalui Pelabuhan Tenau Kupang menuju Nunukan.

     

    “Ke-32 orang tenaga kerja ilegal itu ditangkap tidak secara bersamaan, karena menggunakan kendaraan yang berbeda,” kata Hawula.***

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.