• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 19 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Disperindag NTT Tertibkan Apel Impor Asal Amerika
    ALBERTO | Selasa, 10 Februari 2015 | 10:44 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Disperindag
    Buah Apel (Foto : Web)

     

    Kupang, Flobamora.net - Tekad Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menertibkan penjualan apel impor yang terkontaminasj bakteri listeria monocyen tidak main-main.

     

    Buktinya, pekan lalu instansi ini menyita sekitar 30 kilogram (Kg) buah apel impor asal Amerika Serikat jenis gala dan granny smith di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Kupang. Puluhan Kg buah apel itu disita karena diduga terkontaminasi bakteri listeria monocyten.


    "Apel yang sudah disita kami minta jangan dijual karena diduga mengandung kuman atau bakteri yang mematikan jika dimakan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Bruno Kupok, Selasa (10/2).


    Menurut Bruno, penyitaan buah apel impor asal Amerika Serikat itu berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM). 

     

    Atas dasar itu, ujarnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT terus melakukan pengawasan supaya para pedagang buah tidak menjual apel gala dan granny smith yang diduga mengandung bakteri membahayakan manusia.


    Dia menjelaskan, sebanyak 30 Kg buah apel Amerika itu diamankan dan dibawa ke laboratorium BPOM Kupang untuk dilakukan pengetesan apakah benar mengandung bakteri listeria monocytogenes atau bukan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Badan Ketahanan Pangan berwenang menyita dan mengamankan buah apel yang diduga mengandung bakteri.


    Dia mengatakan, akan menindak tegas pedagang buah-buahan dan distributor yang masih menjual apel impor asal Amerika Serikat. Pihak Disperindag NTT telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan kabupaten/kota untuk menanggapi serius peredaran apel jenis granny smith dan apel gala asal Amerika yang terkontaminasi bakteri listeria.


    Dia menambahkan, perdagangan kedua jenis apel yang telah dicabut izin impor oleh Kementerian Perdagangan, melanggar undang-undang perlindungan konsumen nomor 8 tahun 1999 tentang peredaran barang yang dilarang atau barang yang tercemar dapat dikenakan sanksi.

     

    "Untuk itu, masyarakat diminta dapat mengawal peredaran kedua jenis apel itu. Kepada distributor juga diminta tidak lagi memasukkan buah apel impor asal Amerika Serikat ke NTT," tandasnya.

     


    Anggota Komisi II DPRD NTT Yucundianus Lepa mengatakan, belum dipastikan apakah buah apel impor asal Amerika itu positif mengandung bakteri Listeria Monocytogenes atau tidak.

     

    Karena itu, menurut dia, tindakan awal adalah diamankan Dinas Perindag NTT dan Badan Ketahanan Pangan untuk selanjutnya dibawa ke laboratorium guna dilakukan pengujian kandungan bakterinya. "Memang saat ini peredaran apel asal Amerika Serikat ditarik dari pasaran di seluruh Indonesia," katanya. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.