• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Kampung Naktuka Masih Milik Indonesia
    ALBERTO | Jumat, 13 Februari 2015 | 12:06 WIB            #NASIONAL

    Kampung
    Ilustrasi batas wilayah Indonesia-Timor Leste (Foto : Web)

     

    Kupang, Flobamora.net - Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan kampung Naktuka di Kecamatan Amfoang Timur yang berbatasan dengan Timor Leste, masuk wilayah Indonesia. Walaupun warga di daerah itu memegang kartu tanda penduduk (KTP) Timor Leste.

     

    “Kampung Naktuka masuk wilayah Indonesia, tapi diklaim Timor Leste,” tutur Sekretaris Kepala BPBD Kabupaten Thimotius Oktovianus, Kamis, 12 Februari 2015. Indonesia dan Timor Leste masing-masing mengklaim sebagai pemilik wilayah Naktuka. Di Naktuka hidup sebanyak 54 kepala keluarga (KK).

     

    Menurut dia, Naktuka merupakan salah satu wilayah batas antara Indonesia-Timor Leste yang belum terselesaikan, namun pemerintah Timor Leste mengklaim bahwa wilayah itu masuk Timor Leste. “Kampung itu masuk ke zona bebas, dan dilarang beraktivitas disana,” katanya.

     

    Klaim Indonesia atas kampung tersebut, menurut dia, sangat mendasar, karena hak ulayat atas tanah di Naktuka milik kerajaan Amfoang. Karena lanjutnya, batas yang dipatok antara dua negara yakni kali Noelbesi. Namun Timor Leste justru menggunakan kali Noenma sebagai batas negara. “Batas kali yang digunakan Timor Leste adalah kali kecil atau Noenma, bukan kali besar Noelbesi,” paparnya.

     

    Dia mengatakan, pemerintah Kabupaten Kupang setiap tahun terus memberikan perhatian bagi warga di wilayah perbatasan kedua negara itu, berupa pembangunan jalan, dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). “Semuanya berasal dari dana APBN tahun 2012,” katanya.

     

    Karena itu, dia berharap agar pemerintah segera menyelesaikan masalah batas antanegara di Naktuka, sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di sana. “Naktuka ini masih jadi masalah antara kedua negara yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.