• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 22 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rombongan Bupati SBD Diserang
    ALBERTO/RIZKY ALBERTO | Sabtu, 14 Februari 2015 | 00:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rombongan
    Ilustrasi penonton Pasola (Foto :web)

     
    Kupang - Rombongan Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hendak mengikuti acara Pasola di Desa Perobatang, kecamatan Kodi, diserang masyarakat setempat yang sedang mengikuti acara adat itu. Hal tersebut disampaikan Ketua Laskar Pasola SBD, Lukas Loghe Kaka, via telepon dari Perobatang, Jumat, (13/2) sore.

     

    “Acara yang begitu meriah menjadi kisruh, setelah rombongan Bupati, Pimpinan Forkompinda serta pimpinan SKPD Setda SBD saat memasuki lapangan Pasola itu,” kata Lukas.

     

    Seperti dilansir Beritasatu.com, Bupati SBD, Markus Dairo Talo dan rombongan tidak mengikuti acara tersebut hingga usai karena situasinya tidak kondusif. Pihak keamanan dari TNI, Polri dan Brimob berhasil mengamankan kericuan itu.

     

    Menurut Lukas, masyarakat melihat kehadiran bupati dan rombongan yang masuk di arena pasola itu, secara spontan masyarakat setempat langsung menyerang secara membabi buta ke mobil Bupati SBD itu.

     

    Kemarahan masyarakat itu akibat dari Pilkada yang kotor dan tidak martabat sehingga masyarakat kesal dan marah. Apalagi dengan proses sidang pidana Pilkada SBD yang berlangsung di pengadilan Sumba Barat belum lama itu, masyarakat bertambah marah terhadap bupati dan wakil bupati SBD,” jelas Lukas.

     

    Lukas menambahkan, kejadian itu merupakan luapan marah yang selama ini terpendam dihati masyarakat SBD. “Saya memberikan pernyataan ini sesuai fakta yang ada di SBD bukan direkayasa atau ada sponsor. Akibat Pilkada SBD itu rumah warga dibakar, kehilangan sanak saudara karena dibunuh, masalah itu yang menjadi masyarakat secara spontan menyerang bupati dan rombongan,” tambahnya.

     

    Namun kericuhan bisa cepat ditangani petugas keamanan yang terdiri dari anggota polres dan polsek sebanyak 150 personel, Kodim 30, Brimob 40, dan Sat Pol PP 100 orang. Selesai acara Pasola, Bupati SBD mengajak makan bersama di tempat salah satu tokoh masyarakat di Kodi.

     

    Tepat pukul 15.30 wita , Bupati SBD berikut seluruh rombongan meninggalkan wilayah Kodi dalam situasi aman terkendali.***


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.