• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 Juli 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Empat Bulan Penjara untuk Rudi Soik
    ALBERTO | Selasa, 17 Februari 2015 | 14:03 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Empat
    Brigpol Rudy Soik (Foto : Web)

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Brigadir Rudi Soik, mantan anggota Satgas Human Trafficking Polda NTT,  divonis empat bulan penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiyaan kepada Ismail Paty Sanga.

     

    Vonis tersebut disampaikan hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/2).

     

    Sidang dengan agenda pembacaan putusan ini dipimpin Hakim ketua, Ketut Sudira, dan anggota Ida Ayu dan Jemser Simanjuntak. Hadir pula JPU, Wisnu Ardana, sedangkan Rudi Soik dalam persidangan itu didampingi kuasa hukumnya Ferdi Tahu dan Adrianus Magnus Kobesi.

     

    “Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan,” kata hakim Ketut Sudira. Selain divonis empat bulan penjara, terdakwa juga dibebankan membayar biaya persidangan sebesar Rp 2000.

     

    Dalam amar putusannya, hakim menyebutkan Rudi Soik terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP.

     

    Kuasa hukum Rudi Soik menyatakan masih pikir-pikir terhadap putusan hakim, apakah melakukan upaya hukum lain atau tidak. “Kami punya waktu seminggu untuk sampaikan sikap kami,” katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.