• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 16 Juli 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Bulog NTT Gelar Operasi Pasar Beras
    ALBERTO | Kamis, 26 Februari 2015 | 12:33 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Bulog
    Ilustrasi operasi pasar

     

    Kupang, Flobamora.net - Mengantisipasi kenaikan harga beras di pasaran, Bulog Divisi regional NTT melakukan operasi pasar di beberapa titik yang tersebar di Kabupaten/Kota. Operasi pasar ini diharapan bisa membantu masyarakat sehingga tidak resah melihat pekembangan harga beras di pasaran.

     

    “Mulai kemarin, Bulog NTT menggelar operasi pasar khususnya beras untuk masyarakat. perasi Operasi pasar ini juga digelar secara serentak di Indonesia,” kata Humas Bulog NTT, Marselina Radja Rihi, Kamis (26/2).

     

    Marselina menjelaskan, dalam operasi pasar ini Bulog menjual beras bagi masyarakat dengan harga Rp.7400 per kilogram. Harga ini disesuaikan dengan kemapuan masyarakat di NTT. Untuk itu dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan operasi pasar untuk mendapatkan beras.

     

    “Harga ini kita tetapkan berdasarkan prakiraan daya beli masyarakat. Operasi pasar ini akan digelar sampai harga beras stabil,” katanya.

     

    Menurutnya, di Kota Kupang misalnya, operasi pasar itu digelar di beberapa titik antara lain di Pasar Oeba dan Pasar Inpres Naikoten I Kupang dan depan kantor Bulog NTT .Untuk Pasar Oeba Kupang, Bulog menyiapkan beras sebanyak 81 ton dan pasar Inpres Naikoten I56 ton. Operasi pasar akan diperluas jika ada permintaan dari pemerintah daerah.


    Operasi pasar yang digelar saat ini, kata dia, dilakukan atas permintaan Pemerintah Provinsi NTT, menyusul terhambatnya pasokan sembilan bahan pokok ke pasar akibat cuaca buruk yang melanda wilayah itu selama lebih dari satu bulan terakhir ini, dan berdampak pada kenaikan harga di pasaran.

     

    Sementara itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Bruno Kupok mengatakan, pemerintah telah meminta Bulog  untuk menggelar operasi pasar hingga musim panen mendatang.

     

    “Permintan tersebut lantaran perkiraan musim tanam di NTT sangat terlambat dan tergantung curah hujan. Selain itu, operasi pasar juga bertujuan mengendalikan harga beras agar tidak mengalami kenaikan yang menyulitkan masyarakat,” ujarnya. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.