• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Maret 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gempa di Flotim, Terasa Hingga Kupang dan Atambua
    ALBERTO/RIZKY ALBERTO | Jumat, 27 Februari 2015 | 21:55 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gempa
    Logo BMKG

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Warga Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jumat (27/2) sekitar pukul 21.45.03 Wita, berhamburan keluar rumah menyusul terjadinya gempa bumi, yang sempat menggoyang kota itu.

     

    Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang sempat terasa di beberapa kota di NTT seperti Kupang, Ende dan Atambua, berlokasi  pada 7.55 Lintang Selatan dan 122.60 Bujur Timur  pada kedalaman 572 kilo meter di 104 kilo meter Barat Laut Kota Larantuka, Flores Timur dengan kekuatan 7,1 Scala Richter .

     

    “Gempanya cukup terasa dan kami terpaksa harus lari keluar rumah karena terjadi sekitar dua kali,” kata Ibu Rosalia, warga Kelurahan di Liliba.

     

    Sementara itu, dari Ende, warga setempat Elias Paul juga menerangkan terjadinya gempa bumi yang membuat warga Kota Ende berhamburan keluar rumah lantaran goyangannya cukup terasa dan berlangsung sekitar 10 detik.

     

    Warga Kota Ende, kata dia, mungkin masih trauma dengan gempa dahsyat yang menggoyang Pulau Flores akhir tahun 1992 lalu, sehingga saat terjadi gempa, mereka berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

     

    Ternyata, bukan hanya Kupang dan Ende  yang merasakan gempa tersebut. Selfi, warga Kota Atambua juga mengabarkan, warga di kota perbatasan dengan Timor Leste itu juga berhamburan keluar rumah saat terjadi gempa.

     

    “Gempanya sangat terasa dan berlangsung dua kali dalam rentang waktu satu menit antara gempa pertama dan gempa kedua,” tuturnya.

     

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, Tini Thadeus yang dihubungi pada kesempatan terpisah mengatakan, gempa yang terjadi di Flores Timur itu tergolong gempa jauh, karena kedalamannya  lebih dari 500 kilometer.

     

    Menurutnya, meski sempat terasa, tetapi kondisinya masih sangat aman dan terkendali.” Kami sudah menghubungi Pemkab Flores Timur untuk memantau kondisi yang sebenarnya pascagempa, walau laporan awal menyebutkan kondisinya aman,” tambahnya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.