• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 29 Januari 2020

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Pemimpin Oposisi Rusia Ditembak Mati Saat Bersama Perempuan Ukraina
    ANA DEA | Sabtu, 28 Februari 2015 | 09:35 WIB            #INTERNASIONAL

    Pemimpin
    Sejak awal Nemtsov sudah menyatakan kecemasannya bahwa Pution akan merancang pembunuhannya

     

    FLOBAMORA.NET - Seorang politisi pemimpin oposisi Rusia terkemuka, mantan Wakil Perdana Menteri Boris Nemtsov, ditembak mati di Moskow, kata pihak berwenang Rusia.

     

    Seorang penyerang tak dikenal yang berada di dalam sebuah mobil, menembak Nemtsov dari balakang sebanyak empat kali, saat ia menyeberangi jembatan yang memiliki pemandangan ke arah Kremlin, kata polisi.

     

    Hanya beberapa jam sebelumnya, ia menyerukan warga Rusia untuk mendukung unjuk rasa hari Minggu (1/3) di Moskow untuk menentang perang di Ukraina.

     

    Menurut pernyataan Istana Kremlin, Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk pembunuhan Nemtsov itu.

     

    Dalam sebuah wawancara baru-baru, Nemtsov mengatakan ia kuatir Presiden Putin akan membunuhnya karena sikapnya yang menentang perang di Ukraina.

     

    Nemtsov, 55, menjabat sebagai wakil perdana menteri pertama di bawah Presiden Boris Yeltsin pada tahun 1990-an.

     

    Saat menjabat sebagai gubernur salah satu kota terbesar Rusia, Nizhny Novgorod, Nemtsov memperoleh reputasi sebagai pembaharu ekonomi.

     

    Setelah ia tak cocok dengan pengganti Yeltsin, Vladoimir Putin yang kini menjadi orang nomor satu Rusia, Nemtsov menjadi seorang oposan yang lantang.

     

    'Pembunuhan Brutal'

    Presiden AD Barack Obama mengutuk pembunuhan yang disebutnya "pembunuhan brutal," dan menyerukan Rusia untuk melangsungkan suatu "penyelidikan yang independen, tidak memihak, dan cepat."

     

    Nemtsov ditembak mati, Jumat sekitar pukul 23:40 (Sabtu 03.40 WIB) tatkala melintasi Jembatan Bolshoy Kamenny Bridge, ditemani seorang perempuan, sebut kementerian dalam negeri.

     

    Penembaknya mengenakan mobil berwarna putih, yang segera meninggalkan lokasi, kata Kantoir Berita Interfax.

     

    Sedangkan menurut situs berita berbahasa Rusia, Meduza, "sejumlah orang" keluar dari mobilnya dan langsung menembaki Nemtsov.

     

    Dalam twit terakhirnya, Nemtsov mengajak kelompok-kelompok yang beroposisi untuk bersatu dalam unjuk rasa anti perang Ukraina.

     

    Sedianya, Nemtsov akan memimpin aksi yang dijadwalkan hari Minggu (1/3).

     

    "Jika Anda mendukung perang dengan Ukraina, kalau Anda mendukung dihentikannya agresi Putin, datanglah bergabung dalam Maret Musim Semi di Maryino pada 1 Maret," tulisnya.

     

    Sebelumnya, dalam tulisannya di situs Sobesednik, ia mengatakan:

    "Saya takut Putin akan membunuh saya," tulisanya dalam artikel tanggal 10 Februari.

     

    "Saya yakin bahwa Putin adalah orang yang melancarkan perang di Ukraina," katanya. "Saya sangat tidak menyukainya."

     


     


    Sumber: BBC Indonesia
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.