• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 09 Juli 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Bangun Detusoko dengan Enam Karakteristik Wilayah
    ELN | Minggu, 01 Maret 2015 | 09:37 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Bangun
    Camat Detusoko Ignas Bewa Kapo saat pembukaan Musrenbangcam

     

     

    Ende, Flobamora.net - Camat Detusoko, Kabupaten Ende, Ignas Bewa Kapo, mengidentifikasi enam karakteristik di wilayah tersebut yang perlu dikembangkan secara maksimal demi memajukan dan mensejahterakan rakyat.

     

    Menurut Ignas, keenam karakter wilayah tersebut tertuang dalam ungkapan adat setempat,  Tedo tembu wesa wela, gaga boo kewi ae, peni nge wesi nuwa, weke togi soro sai, wenggo nua nena ola.

     

    “Enam karkateristik tersebut setelah kami melakukan penelusuran terpadu dengan melihat kondisi wilayah desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Detusoko,” kata Ignas saat membuka Musyawarah Rencana pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), Sabtu (28/02).

     

    Dia menjelaskan, Musrenbangcam yang dilaksanakan kali ini lebih memfokuskan pembahasan pada aspek peningkatan kualitas perencanaan pembangunan menuju desa dan kelurahan berkarakteristik.

     

    Karena itu, katanya, penentuan Pagu Indikatif Desa (Pides) dan Pagu Indikatif Kelurahan (Pikel) harus memiliki nilai kontributif bagi penguatan karakter wilayah dan masyarakatnya.

     

    “Untuk itu, perencanaan yang ada di kecamatan tidak sekadar kompilasi hasil usulan desa/kelurahan namun juga memuat rencanaantar desa/kelurahan yang tersaji dalam usulan prioritas dan menjadi urusan wajib serta pilihan bagi pemerintah kabupaten. Kata kuncinya adalah keterpaduan, sinkronisasi dan keselarasan,” ujarnya.

     

    Dia menuturkan, dari Pides dan Pikel di Kecamatan Detusoko, untuk tahun 2015 terjawab Rp 10 dari Rp 13 milyar lebih dana yang diusulkan. Dengan demikian 75 persen  usulan program dan kegiatan dalam tahun berjalan sudah terjawab dan pelaksanaannya sesuai jadwal yang ada.

     

    Menyinggung soal kualitas perencanaan, dia mengatakan, saat ini kualitas perencanaan menjadi suatu keharusan berdasarkan regulasi berbasis pada data, penyempurnaan nomenklatur dengan perhitungan teknis yang mendekati sempurna.

     

    Dalam konteks pembangunan yang berkarakter, Camat Ignas memberi penekanan pada spesifikasi lahan persawahan pada 13 Desa, ladang empat desa, non persawahan dua desa dan satu kelurahan. Untuk itu setiap ada upaya alih fungsi lahan/sawah, harus dijaga dan dipertimbangkan secara matang.

     

    “Ke depannya, program pencetakan sawah baru dalam rangka mendukung ketersediaan dan ketahanan pangan di Kecamatan Detusoko menjadi perhatian pemerintah,” tuturnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.