• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ratusan Hektare Tanaman Pertanian di Lima Desa Disapu Banjir
    ALBERTO | Senin, 02 Maret 2015 | 16:02 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ratusan
    Kepala Dinas Pertanian Kabupateh Sikka, Hengky Sali

     
    Maumere, Flobamora.net - Hujan dengan intensitas tinggi, Sabtu (28/2) telah mimbulkan banjir bandang yang menyapu bersih ratusan hektare tanaman pertanian di lima desa pada tiga kecamatan di Kabupaten Sikka. 

               

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Hengky Sali yang dikonfirmasi per telepon, Senin (2/3), menyebutkan lahan-lahan pertanian yang menjadi korban banjir semuanya terletak di sekitar daerah aliran sungai.

     

    Warga lima desa yang terkena dampak banjir yakni Desa Dobo dan Dobonuapu’u di Kecamatan Mego, Desa Nirangkliung dan Tilang di Kecamatan Nita, dan Desa Korowuwu di Kecamatan Lela.

               

    “Yah, benar ada warga lima desa yang jadi korban banjir sejak Sabtu lalu. Saat ini saya sedang di lokasi di Desa Dobo bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan Ibu Erty Pega, sementara beberapa staf turun di desa yang lain. Kami akan ambil data untuk memastikan berapa banyak kerusakan yang terjadi untuk kemudian diambil langkah-langkah selanjutnya,” jelasnya.

               

    Dia belum bisa memperkirakan berapa banyak lahan pertanian dan perkebunan milik warga di lima desa itu yang menjadi korban amukan banjir.

     

    Dia beralasan masih menunggu data yang pasti dari semua pihak termasuk petugas penyuluh lapangan dari masing-masing desa dan kecamatan.

               

    Wakil Ketua DPRD Sikka, Donatus David yang kemarin berada di Nangablo dan sempat menyaksikan banjir di sepanjang kali di wilayah itu, menuturkan ketinggian air kurang lebih mencapai empat meter, dan melewati garis batas berwarna merah.

     

    Akibatnya banjir meluap keluar dan menyapu semua tanaman pertanian dan perkebunan milik rakyat seperti padi, jagung, pisang, kakao, dan lain-lain.

               

    Camat Mego, Xaverus Mbewo, Camat Nita, Richardus Peterson, dan Camat Lela Mayella, da Cunha yang dihubungi secara terpisah membenarkan beberapa desa di wilayah masing-masing mereka menjadi korban banjir. Saat ini para kepala sedang melakukan pendataan secara pasti untuk mengetahui luas, jumlah, dan jenis kerusakan akibat banjir.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.