• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 09 Juli 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Duapuluh Lima Ton Pupuk Urea Masuk Maumere
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 05 Maret 2015 | 19:12 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Duapuluh
    Pupuk urea dibongkar di tempat distributor

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Sebanyak 25 ton pupuk urea bersubsidi, kemarin Rabu (5/4), masuk Kota Maumere. Pupuk urea bersubsidi ini langsung dibongkar di tempat distributor pupuk subsidi di Kabupaten Sikka di Toko Dirgahayu Maumere. Kemungkinan pekan depan masuk lagi pupuk urea bersubsidi untuk untuk kebutuhan petani.

               

    Direktur CV Dirga Jaya Teknik, Budi Gomel yang ditemui di sela-sela pembongkaran pupuk ures bersubsidi, Rabu (4/3), menjelaskan dari 25 ton pupuk urea bersubsidi yang masuk kemarin, sebanyak 15 ton langsung didistribusikan ke dua pengecer di Kecamatan Nita untuk memenuhi kebutuhan petani di kecamatan itu. Sementara sisanya akan didistribusikan ke wilayah yang lain.

               

    Dia menambahkan, sepanjang tahun 2015 ini, pihaknya sudah mendistribusikan 204 ton pupuk subsidi ke kelompok petani, di mana pada bulan Januari sebanyak 70 ton, dan bulan Februari sebanyak 134 ton. Jika ditambah dengan 25 ton yang baru masuk maka sudah sebanyak 229 ton yang diterima petani di wilayah Kabupaten Sikka.

               

    Budi mengakui, ketersediaan pupuk bersubsidi untuk para petani di Kabupaten Sikka masih sangat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan petani. Dia beralasan distributor mendatangkan pupuk subsidi sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang masuk ke Dinas Pertanian Kabupaten Sikka.

               

    Rendahnya ketersediaan pupuk bersubsidi mengakibatkan kelangkaan pupuk di Kabupaten Sikka. Terkait hal ini, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Jemmy Sadipun yang ditemui beberapa waktu lalu, menjelaskan persoalan paling mendasar dari langkanya ketersediaan pupuk subsidi yakni data RDKK petani di Kabupaten Sikka baru masuk ke dinas setelah Maret 2013.

     

    Bahkan ada kelompok petani yang baru memasukannya pada beberapa bulan terakhir ini. Dari sebanyak 1000 kelompok tani yang ada di Kabupaten Sikka, urainya, hanya 28 kelompok tani yang memasukkan RDKK tepat sesuai jadwal.

     

    “Mestinya ketersediaan pupuk subsidi kita sesuai kebutuhan jika saja petani konsekuen dengan jadwal pengiriman rencana definitif kebutuhan kelompok. Nah ini yang harus diperhatikan oleh kelompok-kelompok tani,” ujarnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.