• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Februari 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Penyelenggara Ende Colour Run Dilaporkan ke Polisi
    LEX | Sabtu, 07 Maret 2015 | 18:28 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Penyelenggara
    Syamsudin bersama beberapa rekannya saat melaporkan penyelenggera event colour run di Polres Ende

     

    Ende, Flobamora.net – Beberapa warga kota Ende, Jumat (6/3) malam melaporkan penyelenggara even Ende Colour Run ke Polres setempat. Mereka merasa ditipu penyelenggara yang menggelar acara di Lapangan Pancasila dan berakhir di Lapangan Syuradikara.

     

    Even yang bernuansa warna warni ini pun menyisakan pertanyaan. Janji penyelenggara menampilkan artis ibu kota, Aliando dan DJ Luna , ternyata bohong . Padahal acara ini dibuka Bupati Marselinus Y.W Petu , yang juga dihadiri Wakil Bupati Djafar Achmad dan Kapolres Ende AKBP Johanes Bangun.

     

    Selain kecewa karena penyelenggara tidak menepati janji menghadirkan artis ibu kota, pengadaan kaus oblong dan kaca mata yang kualitasnya rendah juga menuai masalah.

     

    Bukan itu saja, warga yang sudah membayar karcis sebesar Rp 100 ribu tidak mendapatkan kaus oblong dan kacamata karena menurut panitia sudah habis karena persediaan terbatas.

     

    Penyelenggaraan even ini sendiri sebatas jalan kaki sepanjang kota dengan menghamburkan bubuk cat di seluruh tubuh dan pakaian para peserta. Sedangkan acara hiburan artis ibu kota tidak jadi digelar di Lapangan Syuradikara.

     

    Merasa ditipu bercampur kecewa, beberapa warga melaporkan penyelenggara, Franky Oktavianus Taka ke Polres Ende.

     

    Salah seorang peserta event tersebut ,  Syarifudin yang mendatangi Polres Ende mengatakan, awalnya ia tertarik melihat poster even colour run.

     

    Kata Syafrudin, ia kemudian memesan tiket sebanyak 12 lembar, dengan harga tiket Rp 100 ribu per lembar dan akan mendapat kaos, kacamata serta serbuk warna. Namun sampai acara dimulai ia tidak mendapatkan yang menjadi hak peserta. Merasa ditipu ia bersama peserta lainnya datang melapor ke Polres.

     

    “ Kami merasa ditipu panitia penyelenggara . Kami tidak mendapat kaos dan kaca mata serta bubuk warna seperti yang dijanjikan. Makanya kami melaporkan panitianya ke Polisi,” ujar Syarifudin, karyawan PLTU Ropa mewakili 12 rekannya.

     

    KBO Reskrim Polres Ende, Ipda Ridwan yang dihubungi, Sabtu (7/3) mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan ada dugaan penipuan oleh Franky Oktavianus Taka sebagai ketua penyelenggara even colour run yang kini ditahan karena merupakan DPO Polresta Kupang.

     

    “Ada seorang ibu melapor Franky karena  meminjam uang padanya untuk kegiatan itu, sehingga ia menggadaikan sertifikat tanah. Dia takut tidak bisa dibayar. Sementara salah seorang pedagang kaca mata juga melaporkan kacamatanya diborong dengan harga Rp.12 juta namun baru diberi DP Rp.2 juta. Karena khawatir tidak dibayar, mereka lapor ke polisi,” ujarnya.

     

    Menurut  Ridwan, ia sempat mengarahkan para pelapor membuat surat pernyataan pembayaran dengan batas waktu tertentu. Karena ketika diminta mereka tidak bisa menunjukan bukti.

     

    Sedangkan Franky sendiri, kata dia,  menyatakan sanggup membayar dan diberi waktu ntuk melunasi utang tersebut.Jika tidak, bisa dilaporkan ke pihak beewajib sebagai tindak pidana penipuan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.