• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 29 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dugaan Korupsi Pasar Alok, ZHS Tuding Polres Sikka Dikriminatif
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 09 Maret 2015 | 19:19 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dugaan
    ZHS didampingi kuasa hukum saat memberikan keterangan pers

     

     

    Maumere, Flobamora.net - ZHS , tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Lanjutan Pasar Alok TA 2006-2007 menuding Polres Sikka terlampau dikriminatif dalam menangani perkara kasus ini. Pasalnya hingga saat ini Polres Sikka baru menetapksan satu tersangka saja yakni dirinya sendiri.

               

    Pernyataan ZHS ini disampaikan kepada sejumlah wartawan di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Senin (9/3). ZHS didampingi kuasa hukumnya Meridian Dewanta Dado bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Martiul dalam rangka mempertanyakan kasus tipikor yang dialaminya. Menurut rencana, Selasa (10/3), penyidik Polres Sikka akan melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada pihak Kejari Maumere.

               

    “Saya merasa ada perlakuan diskriminatif oleh Polres Sikka. Selama kurang lebih 8 bulan saya sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi sampai dengan hari ini tidak ada tersangka lain dalam kasus ini. Banyak pernyataan di media bahwa nanti akan ada tersangka lainnya, tapi siapa bisa menjamin pernyataan tersebut benar. Buktinya sampai dengan hari ini ko saya saja yang jadi tersangka. Jadi buat saya ini adalah manajemen penanganan kasus korupsi yang paling buruk,” kritiknya.

               

    ZHS yang dalam proyek ini bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) mengatakan meski hingga kini tersangka baru dirinya sendiri tetapi dia mengaku siap  menghadapi proses hukum. Dia sangat berharap penyelesaian kasus ini bisa lebih cepat hingga berkekuatan hukum tetap.

               

    Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan melalui Kasat Reskrim, Hendry S. Sianipar kepada Flobanmora.net beberapa waktu lalu memastikan bakal ada tersangka lain dalam kasus ini. Dia belum mau menyebutkan siapa-siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.