• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Jalur Jalan di Lianggere Sudah Bisa Dilewati Pejalan Kaki
    LEX | Senin, 16 Maret 2015 | 16:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Jalur
    Titik longsoran yang sudah digusur dan bisa dilewati pejalan kaki

     

    Ende, Flobamora.net - Setelah dilakukan penggusuran material sekitar seminggu, ruas jalan trans Flores Ende – Maumere di Km 17 yang longsor Minggu (8/3) lalu, tepatnya di sekitar Kampung Lianggere sudah bisa dilewati pejalan kaki.

     

    Pantauan Flobamora.net, Senin (16/3) sebanyak lima alat berat tengah melakukan penggusuran dan pembersihan material tanah dan batu baik yang menutupi badan jalan maupun di tebing kiri jalan.

     

    Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan Wilyah IV Provinsi Nusa Tenggara Timur, Leo Sigit yang memimpin langsung kegiatan penggusuran mengatakan, jika tidak ada halangan Senin petang masyarakat atau pejalan kaki sudah bisa melintasi areal tersebut.

     

    “Yang pasti untuk pejalan kaki sudah bisa lewat di tempat ini. Sementara kendaraan roda dua dan empat belum memungkinkan. Mudah-mudahan satu atau dua hari ke depan sudah bisa lewat,” katanya.

     

    Dia menuturkan, kendala yang dihadapi sekarang adalah masih ada material batu yang masih bergantungan di bibir tebing sehingga perlu dilakukan penggusuran, setelah itu baru bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat.

     

    Dia menyebutkan, untuk sementara pihaknya baru membuka jalur baru dengan menggusur material yang menutupi badan jalan dan mengikis tebing di sisi kiri jalan, sementara perbaikan menyeluruh belum dilakukan.

     

    Dia mengakui, akibat struktur tanah yang labil diperlukan sikap ekstra hati-hati, apalagi masih banyak batu yang sesewaktu bisa runtuh jika terjadi hujan atau terjadi getaran yang cukup kuat.

     

    “Kita belum mengijinkan kendaraan roda dua dan roda empat melintasi jalur ini karena masih ada material batu. Jika sudah digusur baru bisa izinkan kendaraan bermotor untuk melintas. Mudah-mudahan satu atau dua hari ke depan sudah bisa,” ujarnya.

     

    Kata dia, operator alat berat melakukan penggusuran sangat berhati-hati dengan menurunkan bebatuan dan tanah dari tebing. Begitu pula dengan pohon-pohon. Ini lantaran struktur tanah yang labil menyebabkan jalur jalan tersebut bisa longsor lagi sesewaktu.

     

    Dia menambahkan, alat berat yang dikerahkan sudah membuka jalur baru selebar 10 meter. Ke depannya akan diperlebar lagi menjadi 15 meter. Semuanya akan dilakukan secara perlahan dan hati-hati.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.