• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Internasional
     
    Keturunan Jawa di Suriname Mulai Dokter Sampai Polisi
    ANA DEA | Sabtu, 21 Maret 2015 | 07:53 WIB            #INTERNASIONAL

    Keturunan
    Warga keturunan Jawa di Suriname mulai dari dokter, polisi, pengusaha dan politikus

     

     

    FLOBAMORA.NET - Anda tentu masih ingat dengan calon presiden Suriname keturunan Banyumas, Raymond Sapoen, bukan?

     

    Warga keturunan Indonesia di Suriname terwakili dalam berbagai lapisan masyarakat, kata Raymond Sapoen yang mencalonkan diri sebagai presiden negara itu.

     

    Menjawab pertanyaan Ratno Garto melalui Facebook BBC Indonesia, Raymond mengatakan, "Walaupun faktanya warga keturunan Indonesia di Suriname terdiri dari 15% (dari total 500.000 jiwa penduduk), kami sangat terwakili dari semua lapisan masyarakat."

     

    "Mulai dari dokter, guru, polisi, pengusaha, politik, mereka yang bergerak di industri serta finansial," kata Raymond.

     

    Generasi ketiga keturunan Jawa ini memastikan sebelumnya bahwa leluhurnya berasal dari Banyumas, Jawa Tengah.

     

    Masih pertanyaan Ratno Garto, Raymond juga mengatakan prioritasnya dalam kampanye pemilihan adalah meningkatkan lapangan kerja, khususnya di sektor swasta dan pengembangan pariwisata.

     

    Menanggapi pertanyaan Raja Galuh, Raymond memilih menggunakan bahasa Jawa, "Rukun Anggawe Santosoh."

     

    "Apakah ada imigran dari Sumatra?" tanya Porman Sitorus. "Ada beberapa imigran dari Sumatra namun saya harus mencari tahu lebih lanjut.

     

    "Pak Eko Prasetyo, ada juga tempe di Suriname dan kami biasanya makan dengan "sambel urang," kata Raymond.

     

    Sementara menanggapi pertanyaan Dimas Irfan Mohamad, "Getuk dan tempe tidak perlu promosi di Suriname karena sudah sangat terkenal. Makanan lain yang juga terkenal termasuk krupuk, tahu, lemper dan nogosari."


     


    Sumber: BBC Indonesia
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.