• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 25 September 2020

     
    Home   »  Travel
     
    Pameran Pariwisata, Boot Indonesia "Diserbu" Pebisnis Internasional
    NDO | Minggu, 22 Maret 2015 | 12:02 WIB            #TRAVEL

    Pameran
    Pengunjung di Boat Indonesia saat acara Sea Trade Miami Cruise shipping, yang berlangsung di Miami Beach Convention Center, Florida USA, Rabu (18/3) lalu

     

     

    Miami, Florida, Flobamora.net - Pameran Indonesia dalam Acara Miami Cruise shipping menarik banyak pebisnis dari belahan dunia. Kemasan acara yang kreatif, diselingi berbagai tarian daerah, serta suguhan makanan khas Indonesia dan berbagai informasi wisata menarik ratusan pebisnis cruiseline dan orang penting utusan negara - negara berkunjung ke boot Indonesia.

     

    We love Indonesia, the food was delicious and the dancer was amazing” kata Mrs. Trude Drevland, Mayor of Bergen, Norway berkomentar  tentang Indonesia di sela-sela acara Sea Trade Miami Cruise shipping, yang berlangsung di Miami Beach Convention Center, Florida USA, Rabu (18/3) lalu.

     

    Pameran yang berlangsung selama tiga hari 16-19 Maret 2015 ini, dihadiri oleh 900 exhibitors dengan 11.000 peserta dari 125 negara.

     

    Di hadapan ratusan pebisnis dan utusan dari Eropa, Rusia, Australia, Asia, Amerika, Caribiena dan Latin Amerika, Konsulat General RI Huston,Texas, Henk E. Saroinsong menyampaikan rasa bangganya serta ucapan selamat datang bagi pebisnis yang berkunjung ke boot  Indonesia.

     

    we are so glad because you all come here to see wonderful Indonesia, we prepare all of information about Indonesia, and hope you interest to come to Indonesia and love with food and dance that we provide to all of you,” tutur Henk penuh semangat.

     

     

    “Ada Mayor dari Brazil, Norway, Inggris, dan berbagai negara Eropa dan Amerika. Mereka menanyakan berbagai informasi soal Indonesia menikmati makanan dan suguhan tarian,” tambahnya.

     

    Pantuan Flobamora.net, boot pameran Indonesia dibuat cukup unik dan khas. Selain memberikan berbagai informasi tetang potensi pariwisata Indonesia, juga menampilkan tarian khas Sumatera, kuliner Indonesia yang disuplai dari Bali Café,  juga door prize serta memberikan selendang untuk para peserta yang berminat tentang Indonesia.

     

    “Ada yang sudah dua atau tiga kali datang dan orangnya sama. Ini menunjukkan mereka tertarik dengan penampilan Indonesia,” ujar Rey Graham Master of Ceremony di boot Indonesia.

     

    Sementara itu, Directur Deputi Promosi Kementrian Pariwsata, Adella Raung ketika dimintai komentarnya terkait event cruiseship menyatakan, Indonesia mengikuti berbagai event international untuk terus mempromosikan potensi paraiwisata.

     

    Menurutnya, promosi pariwisata dibagi berdasarkan masing –masing klasifikasi,Kalau event ini khusus untuk market tamu-tamu kapal pesiar atau cruisline, pameran untuk traveller ITB Berlin atau DEMA untuk diving dan snorkeling di Orlando Florida, serta beberapa event di Asia dan Eropa.

     

    “Pada moment ini, tim Indonesia disediakan sebuah boot dan dalamnya  tersedia berbagai informasi terkait pariwisata Indonesia, berupa buku buku brosur, pamflet, pin, kalander.  Tarian dari sumatera  juga meriahkan acara event cruiseline terbesar di dunia ini,” paparnya.

     

    Sementara koordintor tim dari Kementerian Kelautan Rebublik Indonesia Safri Burhanudin menjelaskan, Indonesia menjadi target market untuk cruiship dalam waktu  10 tahun ke depan.

     

    “Dalam waktu 10 tahun ke depan market cruise ship adalah destinasi-destinasi di wilayah Asia Tenggara, China dan Australia. Tamu tamu cruise ship dari wilayah belahan bumi utara pada bulan November hingga Februari umumnya akan mencari daerah tropis untuk berlibur. Kapal kapal pesiar umumnya berlabuh di Singapura, dan ini menjadi peluang besar untuk Indonesia. Namun pertanyaannya, apakah Indonesia sudah siap,” tuturnya.

     

    Kata dia, kendala mengapa banyak cruise ship tidak singgah di Indonesia dan lebih memilih berlibur ke Thailand atau Malaysia, karena masih ada pungutan liar di pelabuhan dan juga masih lemahnya transparansi serta regulasi yang mempersulit management cruisl ship.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.