• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 28 Oktober 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Ical Terima Informasi: Menkum Tak Turuti Perintah Jokowi
    ANA DEA | Senin, 23 Maret 2015 | 08:39 WIB            #NASIONAL

    Ical
    Aburizal Bakri

     

     
    JAKARTA - Ketum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) menyoroti kinerja Menkum HAM Yasonna Laoly dalam menyikapi sengketa kepengurusan 'partai beringin'. Eks Menko Perekonomian ini mendengar kabar miring bahwa menteri berlatar belakang politikus PDIP itu bekerja tak sesuai perintah Presiden.

    "Kita juga mendengarkan dari sumber-sumber yang dekat sama kita juga, bahwa perbuatan Menkum HAM ini tidak diketahui oleh Presiden Jokowi. Bahkan Presiden Jokowi memerintahkan sebetulnya untuk menunggu pengadilan. Saya tidak reconfirm ke Presiden Jokowi, tapi itu disampaikan kepada saya oleh orang-orang yang layak dipercaya. Ini menurut saya yang bagi negara ini berbahaya," kata Ical saat berbincang di kediamannya, Jl Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).

    Ical mengingatkan bahayanya seorang menteri yang tak menuruti perintah Presiden dalam menjalankan tugasnya. Dampak buruk kinerja menteri tersebut, kata Ical, bisa berdampak pada turunnya kepercayaan publik terhadap Presiden.

    "Jadi presiden adalah penanggung jawab. Kalau kata-kata dan perintah presiden tidak diikuti, dan menterinya dalam hal ini Menkum HAM, pada waktu soal Bali Pak Tedjo, dan lain-lain, artinya apa, yang bakal menanggung semua akibat ini adalah Presiden," ulas pria yang pernah menjadi Ketua Umum HIPMI dua periode ini.

    Oleh karena merasa Yasonna tak bekerja sesuai perintah Presiden dan aturan yang ada, Ical mem-polisi-kan Menkum HAM dan menggugatnya secara perdata.

    "Ya Menkum dilaporkan untuk pidana. Perbuatan melawan hukum. Yang di sana perdata, yang di sini pidana. Menyalahgunakan wewenang dalam jabatan," ujar Ical.

     


    Sumber: news.detik.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.