• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 04 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Guru PAUD Tewas Diterkam Buaya
    ALBERTO | Senin, 23 Maret 2015 | 22:48 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Guru
    Ilustrasi

     

    Kupang, Flobamora.net - Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Santa Maria Yasinta, asal Dusun Naiboti, Desa Raimataus, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Frida Seuk (28), tewas diterkam buaya saat hendak mencari kayu bakar dan kepiting di Sungai Weliman, bersama dua saudaranya.


    Penjabat Bupati Malaka, Herman Nai Ulu, yang dihubungi dari Kupang, Senin (23/3) sore mengatakan, setelah diterkam buaya, tubuh Frida sempat dibawa oleh buaya masuk ke dalam air, kemudian menghilang. Keluarga dan warga yang mencari jasad Frida baru berhasil menemukan sejumlah bagian tubuhnya.


    "Kejadiannya Minggu (22/3) kemarin sekitar pukul 11.30 Wita. Frida bersama dua adik sepupunya, yakni Ita Bano dan Novi, pergi mencari kayu bakar dan kepiting di sekitar tebing Sungai Weliman. Saat asyik mencari kepiting, Novi melihat buaya keluar dari dalam air dan mendekat ke arah Frida yang berdiri persis di dekat air sehingga Novi pun berteriak memanggil Frida untuk segera berlari menjauh. Namun belum selesai berteriak, buaya tersebut dengan cepat menerkam Frida dan langsung menenggelamkannya ke dalam air," ujarnya.


    Dia menjelaskan, Ita Bano dan Novi kemudian berusaha mencari Frida di sekeliling kali tersebut, tetapi tidak menemukan apa pun. Mereka lalu pulang dan memberitahukan kepada keluarga dan warga lainnya.

    Berdasarkan informasi dari Camat Malaka Barat, keluarga Frida meminta bantuan seorang pawang buaya selanjutnya bersama-sama mencari jasad Frida dengan menelusuri alur sungai. Hingga pukul 23.00 Wita, mereka menemukan bagian tubuh korban di pinggir sungai, sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.


    "Karena sudah larut malam, keluarga bersama pawang buaya memutuskan untuk melanjutkan pencarian terhadap jasad Frida hingga siang tadi. Keluarga pun akhirnya berhasil mendapat paha Frida di dalam air,” tambahnya.

     

    Kata dia, potongan tubuh tersebut kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sementara itu, bagian tubuh lainnya hingga kini belum ditemukan.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.