• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 12 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Polsek Ende Tangani Tiga Kasus Pemerkosaan Anak Dibawah Umur
    LEX | Kamis, 26 Maret 2015 | 20:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Polsek
    Kanit Reskrim Polsek Ende, Bripka Andri Iskandar

     

    Ende, Flobamora.net - Sejak Januari hingga Maret 2015, Polsek Ende telah menangani tiga kasus pemerkosaan anak di bawah umur, dengan usia enam tahun hingga 16 tahun.

     

    “Selain kasus YB seorang pelajar SMA dengan korban ES (16), ada dua kasus lain yang kini tengah diproses, dengan korban Na (6) dan BAI (7),” kata Kapolsek Ende, AKP Johanes Jawa melalui Kanit Reskrim, Bripka Andri Iskandar, Kamis (263).

     

    Dia menyebutkan, untuk kasus pencabulan dengan korban NA (6) dilakukan oleh tersangka MH (35) dari tahun 2014 dengan TKP-nya di Jalan Gatot Soebroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Tengah. Tersangka baru ditahan pada 27 pebruari 2015 karena kedapatan melakukan pencabulan pada 26 Februari 2015.


    "Kita kini tengah memproses tersangka MH karena melakukan pencabulan anak dibawah umur," ujar Andri. Kepada tersangka akan dikenai Pasal 82 ayat 1 UU 35 tahun 2004 tentang perubahan UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimum 15 tahun penjara.


    Sementara kasus lain adalah pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di Desa Nuaja, Kecamatan Ende. Korban atas nama BAI (7) dengan tersangka  KR (19). Pemerkosaan dilakukan tiga kali yakni Januari satu kali dan Maret dua kali.

    "Modusnya saat, ditinggal pergi oleh orang tua berkebun, tersangka melampiaskan hasrat seksualnya kepada korban," kata Andri.

     

    Menurutnya, korban diperkosa yang pertama kali di rumah tersangka, berikutnya di kebun dan terakhir di dapur rumah korban.


    Tersangka, sambungnya, ditangkap pada 18 Maret 2015 di TKP. Perbuatan tersangka mendapat ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan pasal yang dikenakan adalah pasal 81 ayat 1 UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.


    “Sementara kasus dengan tersangka YB (20) pelajar salah satu SMA dengan korban ES (16) juga pelajar SMA, pelaku akan dikenai pidana 15 tahun penjara,” demikian Andri.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.