• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Maret 2021

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Lebu Raya Tetap Perjuangkan Pembangunan Waduk Kolhua
    RISKY ALBERTO | Sabtu, 28 Maret 2015 | 12:27 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Lebu
    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya mengatakan dirinya tidak akan berhenti berjuang atau tetap “ngotot” agar Waduk Kolhua tetap dibangun demi pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Kota Kupang.

     

    “Tidak apa-apa, meski saya dibilang seperti itu. Demi kepentingan rakyat, seorang pemimpin harus “ngotot”, sehingga rakyat akan dapat manfaat dari kegigihan itu,” kata Lebu Raya di Kupang, Rabu (25/3) lalu saat pembukaan PraMusrenbang tingkat provinsi.

     

    Menurut Lebu Raya, yang tahu kebutuhan rakyat ada pemerintah. Jika ada yang mengatakan, mengatasi masalah air bersih bisa dengan mobil tanki, itu bukan solusi Negara tetapi solusi masyarakat.

     

    Dia mengakui, lahan masih menjadi kendala pembangunan Waduk Kolhua yang sudah direncanakan sejak tahun 1994 lalu. Namun, ia yakin akan ada jalan keluar terbaik dalam memecahkan kebuntuan tersebut.

     

    “Pemerintah memang sudah menyiapkan dana sekitar Rp 8 miliar untuk pembebaan lahan masyarakat yang akan digenangi waduk tersebut. Mudah-mudahan tidak terlalu lama masalah itu sudah bisa teratasi,” ujarnya.

     

    Kata dia, penduduk Kota Kupang saat ini sudah sekitar 500 ribu jiwa lebih, sementara kebutuhan air minum dari waktu ke waktu terus bertambah. Salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan iar bersih bagi warga Kota Kupang adalah pembangunan waduk.

     

    Dia menjelaskan, sesuai rencana Waduk Kolhua, nantinya akan menyiapkan sumber air baku 150 liter per detik, dan juga sebagai sumber air bagi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, yang akan dilaksanakan oleh PLN.


    “Kami sudah bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta bebrapa waktu lalu, untuk mebicarakan rencana pembangunan Waduk Kolhua yang sudah masuk dalam grand desain Kementerian Pekerjaan Umum,” ujarnya.


    Waduk Kolhua, tambahnya, akan menampung sekitar tujuh juta meter kubik air dengan luas genangan 81 hektare. Dengan kapasitas tampung seperti itu, kesulitan air yang dikeluhkan masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya bisa teratasi.


    "Kita berharap, masalah lahan bisa diselesaikan, sehingga sumber dana yang sudah ada, tidak akan dialihkan ke daerah lain, yang juga membutuhkan pembangunan waduk," tandasnya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.