• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Marak Aksi Teror, Gultor Sat-81 Kopassus: Kesiagaan Perlu Ditingkatkan
    ANA DEA | Minggu, 29 Maret 2015 | 09:15 WIB            #NASIONAL

    Marak
    Istimewa

     
    JAKARTA - Maraknya aksi terorisme baik di dalam maupun luar negeri, menjadi perhatian serius para personel penanggulangan teror (Gultor) Satuan-81 Kopassus. Menurut sang komandan, Kolonel Inf Thevi Zebua, readiness atau kesiapsiagaan perlu ditingkatkan.

    "Ancaman teror itu kan sekarang sudah maju. Tidak seperti dulu, saat ini lebih kompleks lagi. Kita perlu meningkatkan readiness," ungkap Thevi saat berbincang dengan detikcom di Mako Kopassus, Cijantung, Jaktim, Sabtu (28/3/2015).

    Perkembangan aksi teror saat ini disebutnya lebih masive. Para teroris, kata Thevi, bisa dalam waktu bersamaan melalukan tindakan teror di tempat yang berbeda.

    "Artinya kita perlu perkembangan lebih lagi dalam melatih (prajurit Gultor). Perlu ada sinergitas, interoperability, informasi harus up to date terus. Ini (penanggulangan teror) tidak bisa diselesaikan oleh satu satuan saja. Harus bersamaan," kata Thevi.

    Interoperability sendiri merupakan tuntutan yang harus dimiliki kekuatan pertahanan, mencakup antar-alutsista dan juga antar-kemampuan. Setiap prajurit militer harus menanamkan prinsip ini, di mana interoperability bisa juga ditafsirkan sebagai ketulusan bersinergi dengan mitra lain untuk mencapai keberhasilan yang merupakan tujuan bersama.

    Thevi pun memberi contoh, dalam Operasi Woyla pada tahun 1981 lalu, keberhasilan Kopassus tidak bisa dilepaskan dari peran pemerintah. Sebab meski Pesawat yang dibajak teroris Kelompok Jihad merupakan milik Indonesia, lokasi kejadian berada di luar negeri yaitu di Bangkok, Thailand.

    "Itu perlu keterlibatan pemerinah. Itu kan terjadi di luar negeri, harus ada hubungan diplomatik yang baik, kita harus memilihara itu. Artinya pada saat itu hubungan kita dengan Thailand sangat baik," tutupnya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.