• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 28 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gerhana Bulan Darah Hanya Terlihat Sebagian di Kupang
    RISKY ALBERTO | Sabtu, 04 April 2015 | 23:25 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gerhana
    Gerhana bulan darah atau Blood Moon yang terjadi pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 19.58 20.03 Wita

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Gerhana bulan darah atau blood moon yang terjadi pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 19.58 – 20.03 Wita, hanya terlihat sebagain di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Uniknya, kejadian itu tepat di malam Paskah saat umat Kristiani memperingati Kebangkitan Kristus.

     

    Gerhana bulan tersebut berakhir dengan lepasnya bayangan bumi dari piringan bulan sebelah kanan atas.

     

    Ibu Temmy salah seorang warga Liliba, Kota Kupang yang sempat melihat fenomena alam tersebut mengatakan sempat terkejut setelah melihat bentuk bulan seperti disaput warnah merah, padahal sebelumnya bulan begitu terang benderang.

     

    “Beta kaget saat lihat bentuk bulan seperti itu. Pertanda apa ini. Beta sempat panggil anak-anak untuk melihat bentuk bulan yang tidak seperti biasanya,” katanya.

     

    Hal yang ama disampaikan Adrianus. Dia sempat kaget melihat bentuk yang sebagian berwarna merah saat mengikuti misa Malam Paskah di Kapela Stasi Yesus Maria Yoseph.

     

    “Ini tidak seperti biasanya. Memang sebelum misa, sebagian bulan mulai gelap dan lama-lama muncul warna merah dan berlangsung tidak lama sekitar tiga sampai empat menit,” paparnya.

     

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah kejadian antariksa langka terlihat dari bumi, yakni gerhana bulan darah atau Blood Moon. Menariknya, gerhana bulan itu muncul saat hari Paskah, sesuai dengan prediksi Alkitab.

     

    Dikutip dari Daily Mail (01/04), di Alkitab dalam Kitab Nabi Yoel 2:31, tertulis "Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu".

     

    Nah, beranjak dari hal itu lah seorang Pastor dari Amerika, John Hagee, menyatakan bila hal besar akan terjadi pada umat manusia.

     

    Berdasarkan buku berjudul 'Four Blood Moons' karya Hagee, gerhana bulan berdarah yang akan terjadi pada hari Paskah nanti adalah tanda kejadian besar terjadi di Timur Tengah yang berhubungan dengan Israel.

     

    "Aku percaya kita akan melihat sesuatu yang dramatis terjadi di Timur Tengah yang menyangkut Israel. Dan hal itu akan berdampak besar bagi seluruh dunia," ujar Pastor asal Amerika itu.

     

    Entah kebetulan atau tidak, gerhana bulan darah yang akan terjadi di hari Minggu nanti adalah gerhana bulan darah ketiga dalam rentetan empat gerhana bulan darah (tetrad blood moons) dalam kurun waktu dua tahun ini. Oleh sebab itu, banyak pihak yang percaya bila gerhana tersebut sarat akan nuansa religius.

     

    Sebelumnya, gerhana bulan darah pertama dan kedua sudah terjadi di tahun 2014. Dan setelah gerhana bulan darah ketiga di malam Paskah nanti, akan ada gerhana bulan darah lagi yang diprediksi terjadi tanggal 28 September 2015.

     

    Menanggapi kemunculan empat gerhana bulan darah dalam dua tahun secara beruntun, Pastor Hagee berpendapat, bila ini adalah tanda 'akhir zaman'.

     

    "Alkitab menyatakan 'bila kita melihat tanda-tanda itu', dan empat gerhana bulan darah adalah pertanda yang jelas dari akhir era ini," ujar Hagee.

     

    Di sisi lain, badan antariksa NASA mengatakan bila gerhana bulan darah Paskah adalah sesuatu yang alami dan tidak berbahaya atau berdampak besar bagi manusia.

     

    "Saat gerhana terjadi, bulan sering terlihat berwarna kemerah-merahan karena sinar matahari yang menimpanya melewati atmosfer bumi. Ketika itu, spektrum warna biru di cahaya matahari tersaring, sehingga yang tersisa hanya warna merah saja. Namun, fenomena ini tidak berbahaya bagi manusia," ungkap NASA. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.