• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Sekolah Swasta Masih Alami Diskriminasi
    ALBERTO | Selasa, 07 April 2015 | 16:28 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Sekolah
    Ketua Dewan Gereja Dunia, Pendeta S.A.E Nababan

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Keberadaan sekolah swasta di negara ini masih mengalami diskriminasi, meskipun sekolah-sekolah itu dihargai sebagai bagian pembangunan manusia dan perannya tidak bisa dianggap sepele dalam mencerdaskan anak bangsa.

     

    Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Gereja Dunia, Pendeta S.A.E Nababan dalam Sarasehan Nasional Pembangunan Manusia di Kupang, Selasa (7/4).

     

    Menurutnya, di masa datang mengingat keterbatasan kemampuan negara untuik menangani pendidikan formal, peran sekolah-sekolah swasta termasuk yang ditangani gereja masih ada.

     

    “Sekolah-sekolah swasta yang ditangani gereja misalnya, masih bertahan adalah di daerah-daerah terpencil, dimana pemerintah belum sampai menjangkau atau di kota-kota yang harus bersaing dengan kuat dan menuntut luar biasa banyak biaya,” katanya.

     

    Dia menuturkan, masa depan sekolah-sekolah yang ditangani gereja di daerah modern, terletak pada kemampuannya memegang kecemerlangan dalam pendidikan dan menanamkan integritas dan moralitas yang kuat. Sedangkan sekolah-sekolah yang ada di pedalaman menunggu jangkauan pemerintah mendirikan sekolah negeri.

     

    Dia mengatakan, peran gereja dalam bidang pendidikan masih sangat diperlukan terutama di daerah - daerah yang belum terjangkau pemerintah. Bila gereja mau mempertahankan sekolah-sekolah di daerah modern,salah satu kuncinya adalah mempertahankan dan terus meningkatkan kecemerlangan pendidikan.

     

    “Sekalipun peran gereja di bidang pendidikan formal semakin berkurang, maka pendidikan nonformal akan menjadi lebih penting lagi, karena tidak hanya menyangkut angkatan muda, melainkan semua tingkatan umur,” paparnya.

     

    Dia menambahkan, untuk meningkatkan pendidikan nonformal, yang harus diperhatikan antara lain pemahaman dan kesadaran akan roh zaman, usaha bersama dengan gereja-gerja setempat atau di satu wilayah, membawa pembaharuan di pelbagai bidang sesuai kebutuhan dan mampu menanggapi kebutuhan yang terus berubah serta bertambah dalam masyarakat.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.