• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ratusan Tenaga Medis Demo Manajemen RSUD Ende
    LEX | Rabu, 29 Januari 2014 | 14:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ratusan
    Aksi Unjuk Rasa

     
    Ende, Flobamora.net - Ratusan tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, bidan  dan pekerja administrasi lainnya melakukan aksi demo, Rabu (29/1) menuntut pembayaran uang jasa medis, jasa pelayanan atau remunerasi.

    Menurut mereka sejak bulan Juli hingga Desember 2013 jasa pelayanan mereka belum dibayarkan oleh manajemen RSUD Ende.

    Dengan mendatangi Direktris RSUD Ende ratusan para medis menuntut pihak RSUD secepatnya merealisasikan pembayaran tersebut.Kurang lebih sekitar Rp.2,5 Miliar jasa medis belum dibayarkan oleh pihak manajemen RSUD Ende.

    Sejak pukul 10.00 hingga pukul 12.30 Wita perwakilan para medis melakuan dialog untuk mencari solusi, namun tidak ada titik temu  terkait pembayaran tunjangan atau jasa pelayanan medis.

    Teriakan dari para medis dalam aksinya mengiringi pertemuan antara perwakilan mereka dengan manajemen RSUD Ende dalam hal ini Direktris RSUD Ende, dr.Surip  Tintin bersama Kabid  Keuangan, Mensi Tiwe dan jajaran manajemen lainnya.

    Dalam penjelasan kepada para Medis, dr. Surip Tintin mengatakan belum dibayarnya jasa pelayanan medis di sebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya terjadi peralihan fungsi manajemen RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga sistem keuangannya pun berubah, bukan seperti pelayanan SKPD lainnya.

    Dia mengemukakan, keterlambatan juga disebabkan oleh pengunduran diri Tim Remunerasi 2013 dan pada saat itu jasa Pelayanan medis belum semuanya dihitung, sehingga diriya kembali membentuk Tim baru dan baru selesai menghitungnya.

    “Kalau tidak salah sekitar Rp.2,5 miliar lebih uang itu ada dan kini dijadikan silpa. Kami bisa lakukan pembayaran namun terkendala dengan regulasi, yang mana yang akan kami pakai jangan sampai kami disalahkan nantinya dan ujungnya kena pidana” katanya.

    Dia menuturkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Plt Sekda dan PPKAD dan jawabannya seperti itu tidak ada regulasi, jika memang ada pihaknya siap membayar Silpa tersebut.

    Dia memaparkan, kendala lain adalah pergantian Kuasa Anggaran dalam hal ini KTU RSUD Ende sehingga turut mempengaruhi pembayaran sehingga harus menyesuaikan lagi ditambah lagi hingga sekarang APBD 2014 belum ditetapkan.

    “Itulah menjadi kendala kami, jika memang ada regulasi yang mengatur yang menyuruh  pembayaran SILPA sekarang karena kami sudah masukan di silpa 2013 maka saya akan tandatangan itu” katanya lagi.

    Dia menambahkan, sebagai pejabat baru di RSUD Ende dia prihatin dengan kondisi ini dan tidak punya niat untuk menahan hak orang.Namun jika memang ada regulasi pihaknya akan membayarnya.

    Aksi yang berlangsung dua jam lebih tidak mempengaruhi proses pelayanan di RSUD Ende, karena perwakilan para medis adalah mereka yang tidak bertugas atau dinas pada saat itu.

    Karena tidak ada kesepakatan para medis tersebut bergerak menuju Kantor DPRD Ende untuk menyampaiakan aspirasi mereka. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.