• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Bulog sudah Salurkan 16, 2 Ton Raskin di NTT
    RISKY ALBERTO | Kamis, 16 April 2015 | 18:53 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Bulog
    Ilustrasi

     

    Kupang,Flobamora.net - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) NTT Triwulan pertama 2015, telah menyalurkan 16, 2 ton lebih beras miskin (raskin) bagi 421. 799 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS- PM).


    Kepala Bagian Humas Bulog Divre NTT,  Marselina Rihi kepada wartawan di Kupang, Kamis (16/4) menyampaikan, pagu raskin yang dialokasikan pemerintah untuk NTT Tahun 2015 sebanyak 75, 9 ton lebih.

     

    Menurutnya, alokasi jumlah beras untuk NTT pada tahun 2015 sama seperti yang teralokasi pada tahun 2014. Artinya, kebutuhan dan ketergantungan masyarakat terhadap Raskin masih sangat tinggi. Dengan demikian maka program raskin masih sangat dibutuhkan.

    “Raskin segera disalurkan untuk warga miskin yang sudah tercatat dan ada dalam data warga penerima raskin,” kata Marselina.

     

    Dia menyatakan, walau Bulog dipercayakan menangani beras bagi masyarakat, namun tetap dibutuhkan adanya intervensi pemerintah. Bulog tetap menyediakan beras jika program itu terus dilanjutkan. Ketersediaan beras yang ada untuk program beras keluarga miskin dapat dikalkulasi alokasinya untuk setiap kepala keluarga atau RTS- PM mendapatkan 15 Kg selama 12 bulan.

     

    “Dari data RTS- PM, menunjukan masih banyak masyarakat yang bergantung dan berharap dari program bantuan beras,” ujarnya.

     

    Menurutnya, pola penyaluran program beras miskin ke RTS- PM, dilakukan oleh masing- masing kabupaten/kota dan akan dilanjutkan untuk didistribusikan langsung oleh masing- masing desa dan kelurahan.

     

    Bulog, kata dia, hanya sebagai penyedia beras dan disalurkan kepada pemerintah. Untuk teknis pembagian beras menjadi kewenangan pemerintah daerah masing- masing.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.