• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Nasdem Rekomendasikan Ganti Kepala Dinas yang Gagal
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 19 April 2015 | 09:11 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Nasdem
    Sekretaris Fraksi Partai Nasdem DPRD Sikka, Yani Making

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Fraksi Partai Nasdem merekomendasikan kepada Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera untuk menggantikan kepala dinas yang dianggap gagal melaksanakan program kegiatan dan pembangunan.

               

    “Pengguna anggaran adalah kepala satuan kerja perangkat daerah. Jika dia gagal menjalankan programnya sendiri maka perlu direkomendasikan untuk segera digantikan, walaupun ada mekanisme untuk menilai,” ujar Yani Making, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem ketika membacakan pemandangan umum fraksi terhadap LKPJ Bupati Sikka TA 2014, Jumat pekan lalu.

               

    Salah satu yang dianggap gagal yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Kabupaten Sikka, Fred K. Djen. Pada tahun 2014 dinas ini gagal melaksanakan enam paket proyek dan melakukan pemutusan kontrak terhadap 20 paket proyek.

     

    Kondisi ini mengakibatkan Dinas PU, Pertambangan dan Energi sebagai salah satu dinas yang memberikan kontribusi besar bagi sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2014, di mana silpa mencapai angka Rp 99.223.083.143.

               

    Sorotan terhadap Dinas PU, Pertambangan dan Energi sudah sering kali dilontarkan oleh DPRD Sikka, terutama melalui rapat dengar pendapat. Namun hingga kini Bupati Yoseph Ansar Rera masih terus mempertahankan kepala dinas tersebut.

               

    Fraksi Partai Demokrat menyayangkan capaian APBD bidang pekerjaan umum yang hanya 75,75 persen saja. Menurut fraksi ini, ada banyak proyek yang tidak selesai dan harus putus kontrak, yang menunjukan bahwa dinas ini lemah dalan perencanaan, pengendalian, dan pengawasan.

     

    Belum lagi, tambah fraksi ini, ada yang selesai  secara fisik tetapi kualitasnya diragukan, seperti pekerjaan jalan Waiara-Lakakotat,  jalan Krica-Nitunglea, dan Krica-Lidi.

               

    Hal senada disampaikan Fraksi PKP Indonesia, di mana banyak ruas jalan yang dikerjakan tidak berkualitas, tidak selesai dikerjakan dan bahkan ada yang kemudian dilakukan pemutusan hubungan kontrak.

               

    Secara lebih detail dibeberkan Fraksi Partai Amanat Nasional yang mempertanyakan sejumlah program pembangunan Dinas PU, Pertambangan dan Energi yang terbilang gagal.

     

    Fraksi ini menyebutkan antara lain, pembangunan jembatan Raa Sali realisasi fisik 63%, drainase Baluele-Wodonggabo realisasi fisik 38,86%, drainase Jalan Gotong Royong persis di belakang Kantor Dinas PU realisasi fisik 0%, pembangunan saluran drainase di Desa Namangkewa Kewapante realisasi fisik 0%, pemeliharaan jalan dalam kota realisasi fisik 25,90%, pemeliharaan jalan simpang Koting-Puho realisasi fisik 20%, pemeliharaan jalan Lekebai-Wololangga realisasi fisik 1,59%, pemeliharaan jalan Nita-Riit realisasi fisik 12,39% dan pembangunan instanlasi pengelolaan air bersih di Kecamatan Lela realisasi fisik 0%.

               

    Bupati Yoseph Ansar Rera dalam keterangan pemerintah menjelaskan, rendahnya penyerapan program disebabkan oleh pekerjaan yang sampai akhir tahun anggaran tidak dibayarkan. Sedangkan pekerjaan yang putus kontrak, sisa tender dan tidak dilaksanakan akibat dari lahan tidak tersedia.

     

    Dia mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktunya. Namun dalam pelaksanaannya, urainya, terjadi cedera janji dimana penyedia jasa tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.

     

    Selain itu, tambahnya, terdapat hambatan lapangan yang berdampak pada tidak mencapai 100%, dan juga pekerjaan tidak dapat dilaksanakan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.