• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Bos Lembaga Anti Narkoba AS Mundur karena Pesta Seks Para Agennya
    ANA DEA | Rabu, 22 April 2015 | 10:31 WIB            #INTERNASIONAL

    Bos
    Michele Leonhart: sejumlah agen ikut pesta seks, mendapat hadiah uang, senjata dan barang mahal

     

    FLOBAMORA.NET - Direktur badan pemberantasan narkotika AS, (Drug Enforcement Administration -DEA), Michele Leonhart mengundurkan diri menyusul tuduhan bahwa sejumlah agen DEA hadir dalam pesta-pesta seks yang didanai oleh kartel obat terlarang.

     

    Pengunduran diri Leonhart diumumkan oleh Jaksa Agung Eric Holder, yang menyebutkan pula bahwa Leonhart akan menanggalkan kedudukannya pertengahan Mei mendatang.

     

    Langkah ini diambil menyusul laporan Departemen Kehakiman bulan lalu yang menyatakan bahwa sejumlah agen DEA hadir dalam pesta-pesta di negara asing bersama pelacur, yang sebagian di antaranya didanai oleh kartel narkoba setempat.

     

    DEA mengatakan insiden itu terjadi di Kolombia.

     

    Disebutkan, Leonhart yang menjabat sejak tahun 2007, telah berada di bawah tekanan untuk mundursetelah bersaksi kepada komite kongres pekan lalu.

     

    Setelah kesaksian itu, mayoritas anggota komite mengatakan mereka kehilangan kepercayaan terhadapnya.

    'Hadiah-hadiah mahal'

    Menurut laporan departemen kehakiman, dalam pesta-pesta seks itu diadakan di gedung-gedung yang disewa pemerintah itu pesawat-pesawat telpon dan laptop para agen itu dibawa.

    Dikatakan bahwa penyidik DEA tidak segera melaporkan peristiwa itu karena mereka "tidak yakin bahwa perilaku para agen khusus itu beradab di tingkat risiko keamanan yang membutuhkan rujukan."

     

    Laporan itu menyebutkan bahwa sejumlah agen juga mendapat uang, hadiah-hadiah mahal dan senjata.

     

    Seorang pejabat DEA mengatakan kepada para penyelidik: "Pelacuran dianggap bagian dari budaya lokal dan ditoleransi di daerah-daerah tertentu yang disebut 'zona toleransi'."

     

    Tujuh agen yang mengaku menghadiri pesta seks diskors mulai dari dua sampai 10 hari. Seorang di antaranya dibebaskan dari sangkaan.

     

    Penyelidikan dilakukan oleh Kongres sesudah munculnya laporan di tahun 2012, bahwa agen DInas Rahasia --pengaman presiden AS-- telah menyewa pelacur ketika bertugas melindungi presiden saat berlangsungnya sbeuah KTT di Kolombia.


     


    Sumber: BBC Indonesia
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.