• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 27 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tim Ekspedisi NKRI Gelar Operasi Bibir Sumbing di Ende
    ALEX | Selasa, 28 April 2015 | 12:49 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tim
    Seorang pasien yang baru saja dioperasi digendong ibunya menuju ruang perawatan

     

     

    Ende, Flobamora.net - Bertempat di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Ende, Tim ekspedisi NKRI melakukan gelar operasi bibir sumbing ,Senin (27/4) kemarin.

     

    Bekerja sama dengan BLUD RSUD Ende sebanyak sembilan orang anak dari 12 anak yang mendaftarkan diri mendapat kesempatan untuk dilakukan operasi tersebut.


    Ketua Bidang Kesehatan Ekspedisi NKRI  Ketut Mudi Atawa yang ditemui di BLUD RSUD Ende mengatakan, kegiatan ini erupakan  bagian dari program Tim Ekspedisi NKRI dalam hubungannya dengan pengabdian masyarakat.


    "Sebanyak sembilan anak cacat fisik atau bibir sumbing kita lakukan operasi  gratis di ruang operasi Badan Layanan Umum. Operasi gratis ini difasilitasi oleh Tim Ekspedisi NKRI bidang kesehatan bekerja  sama dengan Yayasan Hayandra Jakarta dan Media group,"sebut Ketut.

     

    Dia mengatakan, kesembilan anak tersebut berasal dari kabupaten tetangga yakni Nagekeo dan Ngada juga dari Kabupaten Ende sendiri.



    Salah satu orang tua anak, Lambertus Ebo dari  Mauponggo, Kabupaten  Nagekeo, merasa sangat terbantu dengan dilakukannya operasi bibir  sumbing itu.

     

    Sebelumnya  dia berharap sejak anaknya  masih kecil sudah bisa dioperasi namun  ia tidak sanggup  membiayai, karena Ia hanya seorang petani biasa . Karenanya  ia merasa tidak sanggup untuk membiayai operasi bibir sumbing bagi anaknya.

     

    Dia berterima kasih kepada Tim Ekspedisi NKRI yang sudah menggelar operasi bibir sumbing secara gratis ini.


    Pantauan Flobamora.net, didampingi oleh orang tua masing-masing, secara  bergantian anak-anak  memasuki ruang bedah untuk dilakukan  operasi bibir sumbing.

     

    Rata-rata pasien operasi bibir  sumbing berusia 3,3 bulan hingga 12 tahun, sementara itu dokter yang menangani operasi yakni dokter bedah plastik, dr.Karina dan dokter anastesi, dr. Luis keduanya  berasal dari Jakarta.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.