• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    NTT Tuan Rumah Festival 11 Melanesia
    ALBERTO | Rabu, 29 April 2015 | 08:53 WIB            #INTERNASIONAL

    NTT
    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Sinun Petrus Manuk

     

    Kupang, Flobamora.net - Provinsi NTT ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan festival 11 (sebelas) negara ras Melanesia pada minggu terakhir Oktober 2015 mendatang. Sedangkan penandatanganan deklarasi Melanesia akan berlangsung di Papua pada 1 Mei 2015.

     

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTT, Sinun Petrus Manuk kepada wartawan di Kupang, Selasa (28/4) menjelaskan, penandatanganan deklarasi Melanesia di Papua itu akan dihadiri oleh Gubernur NTT, bersama Gubernur Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

    Menurutnya, negara-negara yang tergabung dalam ras Melanesia berada di Pasifik Selatan. Sebanyak sebelas negara yang masuk dalam ras Melanesia ini, antara lain Fiji, Papua New Guinea, Timor Leste, Kepulauan Salomon dan Vanuatu. Sedangkan Indonesia baru bergabung menjadi anggota pada tahun 2014 yang digelar di Papua. Sedangkan empat tahun sebelumnya hadir sebagai pengamat.

     

    “Kelompok Melanesia itu adalah kelompok masyarakat yang berkulit hitam dan berambut keriting. Di Indonesia, hanya lima provinsi saja yang menjadi kelompok Melanesia yakni NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat,” terangnya.

     

    Mantan Kepala Dinas Sosial NTT ini menjelaskan, terkait budaya Melanesia dimaksud, Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan segera menerbitkan sebuah buku yang menulis tentang Budaya Melanesia. Salah satu penulis buku tersebut adalah Pater Gregor Neonbasu, SVD.

     

    Permintaan agar Pater Gregor sebagai penulis buku tersebut ketika beberapa waktu lalu mengikuti pertemuan di Kementerian Pendidikan. Pada kesempatan itu, Pater Gregor menjelaskan secara detail tentang Budaya Melanesia. Dalam penjelasan itu, diketahui kalau orang- orang di kementerian tidak tahu banyak soal Melanesia.

     

    Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Arkeologi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Leo Nahak menyampaikan, peserta yang hadir pada festival Melanesia di Papua 25 Juni sampai 2 Juli 2014 lalu rata- rata berkulit hitam dan berambut kriting.

     

    Ini merupakan ciri khas masyarakat Melanesia. “Saya hadir dalam festival itu. Tanpa kita sadari, panitia saat itu langsung menunjuk NTT menjadi tuan rumah festival tahun ini,” papar Leo.

     

    Dia menyampaikan, festival Melanesia yang akan digelar di Kupang sekitar minggu ketiga atau empat Oktober 2015. Ada sejumlah kegiatan yang digelar pada saat itu antara lain, temu budaya, pameran budaya masing- masing negara, dan seminar dengan menghadirkan beberapa pembicara yang memahami betul Melanesia.

     

    Sebagai tuan rumah, telah disepakati Pater Gregor Neonbasu sebagai pakar Budaya Melanesia tampil sebagai pembicara. Sebenarnya, ada beberapa orang di NTT memahami budaya Melanesia, seperti Frans Sarong (wartawan Kompas di Kupang) dan Felix Sanga (Dosen Udana Kupang).

    Pater Gregor Neonbasu mengungkapkan, salah satu ciri khas negara- negara Melanesia adalah penduduknya berkulit hitam dan berambut keriting. Dari ciri yang ada, kesimpulan sementara NTT sebagai pusat Melanesia.

    “Saya sedang siapn menulis buku yang dimintakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam buku itu, saya menulis dua bab tentang kebudayaan tersebut,” kata Pater Gregor.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.