• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Rahasia Panjang Umur yang Penuh Vitalitas Fisik
    ANA DEA | Rabu, 29 April 2015 | 09:44 WIB            #GAYA HIDUP

    Rahasia
    Ilustrasi

     
    SINGAPURA - Jumlah penduduk dunia yang berusia di atas 60 tahun atau lansia terus mengalami peningkatan. Di dunia, proporsi penduduk lansia diperkirakan sekitar 22 persen atau 2 miliar jiwa di tahun 2050.

    Menurut dr.Chan King Ming, ahli geriatri dari Gleneagles Hospital Singapura, ada banyak faktor yang membuat harapan hidup manusia terus meningkat.  

    "Tingkat kebersihan yang baik, sanitasi, nutrisi, deteksi penyakit dini, dan juga pencegahan penyakit melalui vaksinasi, ikut berperan," katanya dalam acara seminar Managing Aging di Singapura (25/4/15).

    Jepang merupakan salah satu negara dengan populasi lansia terbanyak di dunia. Di tahun 2011 jumlah lansia di negeri ini sekitar 31 persen, dan diperkirakan melonjak menjadi 42 persen di tahun 2050.

    Jepang, khususnya penduduk di Okinawa, adalah contoh hidup bagaimana melewati penuaan dengan baik. Orang-orang di daerah ini banyak yang bisa mencapai 100 tahun.

    Mereka bukan cuma panjang umur, tapi juga bisa menghindari atau memperlambat penyakit kronik yang biasa diderita lansia, misalnya penyakit jantung, kanker, Alzheimer, dan sebagainya.

    "Orang-orang yang berumur sampai 100 tahun di Okinawa umumnya masih aktif dan sehat. Tingkat obesitas, penyakit jantung, kanker, atau osteoporosis di sini juga sangat rendah," kata Ming.

    Penelitian menunjukkan, memang ada faktor genetik yang berperan terhadap panjang pendeknya usia seseorang. Tapi itu bukan satu-satunya faktor.

    "Berbagai penelitian menunjukkan, lansia di Okinawa memiliki gaya hidup sangat sehat. Kebanyakan memiliki pembuluh darah yang bersih, tingkat kolesterol dan inflamasi juga rendah," papar Ming.

    Pola makan

    Sejumlah kajian menyebutkan, menu makanan yang sehat bila dikombinasikan dengan aktivitas fisik dan mental yang teratur, dapat membantu kita hidup lebih lama dan lebih baik.

    "Lansia di Okinawa umumnya banyak mengonsumsi sayur dan buah, serat, sumber lemak yang baik, dan tidak merokok," ujar Ming.

    Ming juga menekankan pentingnya makan makanan yang bervariasi. "Batasi jumlah kalori karena itu juga akan menurunkan radikal bebas dalam tubuh," imbuhnya.

    Tak kalah penting adalah mengendalikan stres. Seseorang yang sering dilanda stres akan mengalami kelebihan hormon kortisol yang dalam jangka panjang membahayakan kesehatan.

     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.