• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 31 Oktober 2020

     
    Home   »  Travel
     
    Dinas Parektif NTT akan Gelar Lomba Senyum
    ALEX | Rabu, 29 April 2015 | 19:28 WIB            #TRAVEL

    Dinas
    Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parektif) NTT, Marius Ardu Jelamu

     

     

    Ende, Flobamora.net - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parektif) Provinsi NTT dalam waktu dekat ini akan menggelar lomba senyum. Lomba ini merupakan salah satu upaya untuk menyadarkan kembali rasa keramahtamahan atau hospitality di tengah masyarakat khususnya bagi para pelaku pariwisata.


    "Lomba tersebut mencakup keramahtamahan, tutur kata yang lembut, tata krama yang baik," kata Kepala Dinas Parektif NTT, Marius Ardu Jelamu dalam kegiatan Temu Pemasaran Pariwisata di Pintu Masuk Utama Ende, Ngada dan Nagekeo di Ende, Rabu (29/4).

     

    Menurutnya, meski dalam catatan data kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara ke daerah ini  dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, namun masih ditemui ada kekurangan. Kekurangan tersebut adalah keramahtamahan atau hospitality dari masyarakat khususnya pelaku pariwisata.


    Dia menyebutkan, keramahtamahan yang masih sangat kurang dalam diri masyarakat umumnya dan pelaku pariwisata khususnya akan terus diperbaiki dan mendapat perhatian serius.

    "Kita kurang senyum kepada para wisatawan. Meski dilihat sederhana, hal ini merupakan salah satu faktor penting dan menjadi daya tarik wisatawan khususnya dari mancanegara  untuk mengunjungi obyek wisata yang ada di Nusa Tenggara Timur," sebut Marius.

    Sejalan dengan itu pihak Dinas Parektif juga akan memberlakukan English Day yang direncanakan satu hari dalam seminggu yakni  setiap hari Jumat untuk menggunakan Bahasa Inggris.

    Dia menyebutkan, dalam dunia pariwisata untuk bisa menarik minat wisman butuh komunikasi yang baik. Karena itu kita harus mahir menggunakan salah satu bahasa asing dan salah satunya  penggunaan bahasa Inggris.


    "Kita rencanakan satu kali dalam seminggu yakni pada hari Jumat untuk menggunakan Bahasa Inggris. Meski terpatah-patah tapi mari kita mencoba kalau kita mau meningkatkan Pariwisata kita," ujarnya.

     

    Karena itu dia meminta para Kepala Dinas Pariwisata tiap kabupaten untuk memulainya.


    Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Ende, Djafar Achmad. Menurut Wabup Djafar, masyarakat kita kini mahal untuk memberikan senyum padahal, tata krama ini penting untuk sebuah industri pariwisata.


    "Saya contohkan keramahtamahan kita yang  masih kurang. Ketika wisman datang mengunjungi daerah kita,di Bandara misalnya, sopir taxi atau travel maupun rental berebutan penumpang bahkan ojek pun demikian. Ini yang salah, mestinya mereka harus ramah menawarkan jasa, " katanya.


    Dia berharap agar ego sektoral dalam pengelolaan wisata tidak mesti ada. Dia mengajak ketiga daerah Ende, Ngada dan Nagekeo untuk duduk bersama membangun kemitraan dalam mengelola pariwisata karena ketiganya merupakan destinasi dengan keunikan masing-masing .


    Salah seorang pelaku Pariwisata dari Asosiasi Pelaku Pariwisata, Seli Tasso mengeluhkan tidak ada kerja sama antara pemerintah dalam hal ini dinas tekhnis yakni Dinas Pariwisata dan para pelaku wisata lainnya.

     

    Dia mengakui, sekarang ini terkesan antara dinas dengan pelaku pariwisata seakan berjalan sendiri, koordinasi lintas sektor tidak pernah terjalin.


    "Mestinya stake holder pelaku wisata baik dinas, travel agen, hotel , restoran dan lain-lain harus duduk bersama . Jangan seperti sekarang ini kesannya berjalan sendiri-sendiri." paparnya.

     

    Dia juga berharap kerja sama lintas daerah perlu dilakukan sehingga adanya keterpaduan diantara destinasi yang ada di tiga kabupaten ini yakni Ende, Ngada dan Nagekeo.


    Ketua Panitia kegiatan, Yohanis Nani dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi hasil analisa pasar wisatawan yang potensial dan menjadi prioritas, mengembangkan jaringan kerja sama promosi pariwisata, meningkatkan kualitas SDM dan meningkatkan arus kunjungan wisata.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.