• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ruben Ditangkap karena Tidak Bayar Sound System
    ALBERTO | Sabtu, 02 Mei 2015 | 09:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ruben
    Presdir Ariasan Modern, Ruben Edy Wage

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Ruben Edy Wage (28) warga Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang Presiden Direktur Arisan Modern yang merupakan sponsor utama konser grup band Slank, Rabu (29/4/2015) ditangkap polisi karena penipuan dengan cara tidak bayar sewa sound system.  

     

    “Ruben ditangkap tim Buru Sergap Kepolisian Resor Kupang Kota, Jumat (1/5)petang,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT, Ajun Komisaris Besar Polisi, Agus Santosa, Sabtu (2/5).

     

    Menurutnya, Ruben dibekuk di sebuah hotel, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima sekitar pukul 17.00 Wita. Ia ditangkap dan nyaris dihakimi para korban yang berhasil ditipunya. Namun beruntung aparat Kepolisian Resor Kupang Kota dan Kepolisian Sektor Kelapa Lima meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi tersangka, ke markas Kepolisian Resor Kota Kupang.

     

    Dia menjelaskan, dari hasil interogasi dan keterangan para korban, tersangka sudah menggelapkan sejumlah barang dengan cara menggadaikan lima unit mobil dan uang untuk menutupi dana konser Slank.

     

    “Laporan yang sudah ada di Kepolisian Resor Kupang Kota, yakni penipuan dengan cara tidak bayar sewa sound system dan di Kepolisian Sektor Oebobo itu laporannya penggelapan lima unit mobil,” kata Santosa.

     

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, Ruben bersembunyi setelah kembali dari Konser Slank pada 29 April malam, diduga menghindari kejaran pemilik mobil yang ia gadaikan dan kejaran panitia konser.Ruben diketahui mengadaikan delapan mobil yang sebelumnya ia sewa untuk kegiatan konser.

     

    Ketua Panitia Konser Vincent Mone yang ikut dalam penangkapan tersebut sempat melampiaskan kemarahannya kepada Ruben. “Ternyata lu sembunyi di sini bersama perempuan,” kata Vincent kepada Ruben setelah tertangkap.

     

    Menurut Vincent, pimpinan Arisan Moderen itu juga meninggalkan hutang antara lain sewa genset dan sound system, honor panitia dan 50 sales promotion girls (SPG).

     

    Untuk diketahui, Konser Slank yang berlangsung di Stadion Oepoi Kota Kupang, Rabu malam, sangat mengecewakan para penonton dan Slankers yang ada di Kota Kupang dan beberapa Kabupaten lainnya, karena sound system dan panggung yang digunakan saat konser sangat buruk. Bahkan vokalis grup band Slank, Kaka, sempat mengeluh dengan ukuran panggung yang sangat kecil, lampu panggung dan sound system yang tidak memadai.

     

    Kekecewaan dan keluhan para Slankers kemudian ditumpahkan di media sosial Facebook yang mengecam pihak Event Organizer (penyelenggara acara) yang dituding tidak profesional.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.