• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 16 Juli 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Ini Kisah Alfa dan Delta, Anjing Pencari Korban Gempa Nepal
    ANA DEA | Minggu, 03 Mei 2015 | 08:18 WIB            #INTERNASIONAL

    Ini
    Anjing Jakarta Rescue relawan Nepal. 2015 merdeka.com/ardyan

     
    KHATMANDU - Lolongan anjing tiba-tiba menggema di Kathmandu Guest Hotel, posko tim evakuasi dan bantuan pencarian WNI di Nepal. 2 anjing jenis golden retriever putih dan cokelat bergerak kesana dan kemari dengan tali yang dipegangi oleh kedua orang handler yang keduanya perempuan.

    Kedua anjing yang lahir pada Maret tahun 2012 ini baru pertama kali melakukan tugas untuk mencari korban di luar negeri. Sebelumnya, Alfa dan Delta juga membantu untuk mencari korban di longsor Banjarnegara.

    Mereka mulai dilatih kepatuhan pada umur 6 bulan, untuk duduk, berdiri, dan kepatuhan. Lalu pada umur 10 bulan, mereka mulai dilatih untuk melacak dan meningkatkan keinginan bermainnya.

    "Karena keinginan bermain terutama untuk bermain bola itulah awal mula dari mereka bisa mengendus untuk mencari korban," ujar Hera, handler dari Alfa di Kathmandu Guest Hotel, Thamler, Nepal, Sabtu (2/5/2015).

    Kedua anjing ini tiba di Nepal bersama tim SARDOG Jakarta Rescue sejak 28 April 2015. Mereka bertugas untuk mencari korban reruntuhan bangunan akibat gempa 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Nepal seminggu lalu.

    Dalam 3 hari ini, kedua anjing tim SARDOG Jakarta Rescue telah berhasil menemukan 10 jenazah. Menurut Kepala tim SARDOG Jakarta Rescue Hadianto Warjaman, timnya diundang langsung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membantu mencari korban reruntuhan bangunan gempa Nepal.

    "Kami yang mengundang langsung Perserikatan Bangsa-Bangsa. Makanya lebih cepat ke sini," ujarnya.

    Rencananya esok hari, tim SARDOG Jakarta Rescue akan membantu mencari korban gempa di perbatasan antara Nepal dan China. Jarak yang ditempuh dari pusat Kota Kathmandu ke perbatasan tersebut memakan waktu selama 5 jam perjalanan.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.